Pages

Selasa, 27 November 2018

Kisah Umar Bin Khottob menulis surat ke Sungai Nil

Syirik adalah menyekutukan Alloh dengan makhluk.  Atau menganggap ada yang lebih berkuasa atau lebih memberi kekuatan selain Alloh. Atau menganggap ada Tuhan lain selain Alloh swt.

Misalnya : keris pusaka memiki kekuatan,  atau percaya jimat bisa melindungi  kita dari bahaya. 

Atau kebiasaan bila akan membangun jembatan harus menyembelih kerbau atau sapi.  Kepalanya ditanam dibawah tanah agar rumahnya terhindar dari bahaya.

Atau setiap tahun nelayan melarungkan makanan ke kaut,  sebagai rasa syukur terhadap rizki yang diberikan oleh laut.

Atau menyembelih kambing sebagai
persembahan kepada leluhur dan dilemparkan ke dalam sungai,  dan banyak lagi perbuatan yang merupakan kebiasaan leluhur dan di teruskan oleh keturunannya.

Semua itu adalah syirik. Syirik adalah dosa besar yang tidak akan dismpuni Alloh swt.

Sesungguhnya Allah TIDAK MENGAMPUNI dosa syirik dan Dia mengampuni dosa selainnya bagi siapa yg Dia kehendakiBarangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar(an-Nisa: 48)

Teryata kisah tentang kemusyrikan  itu tidak hanya terjadi di Indonesia tapi terjadi juga di Mesir. Pada awal masuk Islam Penduduk  Sungai nil masih percaya hal hal tahayul yang berbau musyrik tetsebut., seperti kisah Umar Bin Khattab yang menulis surat pada singai nil.

Kisah  ini dikutip dari Republika,
Monday, 16 Jan 2017 10:38 WIB

Umar Bin Khattab Tulis Surat untuk Sungai Nil, Apa Isinya?

Sungai Nil yang membelah Kota Kairo, Mesir.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ada banyak kisah supranatural dalam sejarah generasi Islam awal yang memang jarang dan nyaris tak pernah sampai di telinga kita. 

Di antaranya adalah kisah surat Umar bin Khattab RA, khalifah kedua pengganti Rasulullah SAW, yang ditulis kepada Sungai Nil. Ada apakah gerangan? 

Cerita surat Umar tersebut dinukilkan dari kitab ulama Nusantara, asal Termas, Jawa Timur yang hidup abad ke-19, yaitu Syekh Mahfuzh at-Tarmasi dengan judul Bughyat al-Adzkiyafi al-Bahtsi ‘An Karamat al-Awliya.

Dalam kitab yang oleh Penerbit Sahifa dialihbahasakan dengan judulNabi Khidir dan Keramat Para Wali itu dikisahkan, pada masa jahiliyah, jika Sungai Nil tidak mengalir dalam satu tahun dilemparlah tumbal berupa seorang perawan ke dalam sungai terpanjang di dunia tersebut.

Ketika telah masuk masa Islam, pada suatu saat, Nil yang seharusnya sudah mengalir, ternyata tidak mengalir. Penduduk Mesir kemudian mendatangi 'Amr bin 'Ash, yang saat itu menjabat sebagai gubernur Mesir.

Mereka melaporkan bahwa sungai dengan panjang 6.650 km kering sehingga harus diberi tumbal dengan melempar seorang perawan yang dilengkapi dengan perhiasan dan pakaian terbaiknya. 

Kemudian 'Amr bin Ash RA berkata kepada mereka, "Sesungguhnya hal ini tidak boleh dilakukan karena Islam telah menghapus tradisi tersebut." 

Akhirnya penduduk Mesir bertahan selama tiga bulan tanpa aliran air dari sungai yang pada masa sekarang membelah kurang lebih sembilan negara di kawasan Afrika itu. Mereka benar-benar menderita.

'Amr menulis surat kepada Khalifah  Umar menceritakan peristiwa tersebut. Dalam surat jawaban untuk 'Amr bin 'Ash, Umar menyatakan, "Engkau benar bahwa Islam telah menghapus tradisi tersebut. Aku akan menulis sesuatu pada secarik kertas dan lemparkanlah kertas itu ke sungai Nil!" Kemudian 'Amr membuka kertas tersebut sebelum melemparnya ke sungai Nil.

Kemudian 'Amr melempar kertas tersebut ke sungai Nil sebelum kekeringan benar-benar terjadi. Sementara itu, penduduk Mesir telah bersiap-siap pindah meninggalkan Mesir. 

Pagi harinya, ternyata Allah SWT telah mengalirkan Sungai Nil enam belas hasta dalam satu malam.

Ketika itu 'Amr membuka kertas tersebut sebelum melemparnya ke Sungai Nil, ternyata kertas tersebut berisi tulisan Khalifah Umar untuk Sungai Nil di Mesir yang menyatakan: 

"Jika kamu mengalir karena dirimu sendiri maka jangan mengalir. Namun, jika Allah Yang Maha Esa dan Maha Perkasa yang mengalirkanmu maka kami mohon kepada Allah yang Maha Esa dan Maha Perkasa untuk membuatmu mengalir."

Kisah ini juga merupakan salah satu bukti karamah yang dimiliki oleh generasi Islam masa awal. 

Semoga bisa menambah keimanan dan ketaqwaan kita kepada Alloh swt.

Rabu, 21 November 2018

TUKANG SOTO YANG DERMAWAN, ORANG MISKIN YANG TIDAK MENGEMIS DAN ORANG KAYA YANG DERMAWAN

Diceritakan bahwa ada seseorang yang sedang menikmati soto di warung soto di pinggir jalan.

Ketika orang ini memesan soto dipojok meja sudah ada seorang yang sedang makan soto di sudut meja.

Tiba tiba datanglah seorang ibu dengan dua orang anaknya. Lalu ibu itu berkata  kepada Penjual Soto'
"Pak berapa harga semangkuk soto?"
" Sepuluh ribu rupiah! Jawab tukang soto.
" Pak saya hanya mempunyai uang 7 ribu rupiah. Bolehkah saya minta dua mangkok soto buat anak anak saya, biarlah kuahnya yang banyak dagingnya sedikit saja" kata ibu tersebut.
"Silahkan duduk bu!"

Kemudian bapak penjual soto dengan ramahnya membawa 3 mangkok soto dengan porsi besar  lalu menyajikannya kepada ibu dan kedua anaknya. Ibu tersebut lalu berkata:
"Pak saya hanya punya uang 7 ribu, saya tidak mempunyai uang untuk membayarnya" kata ibu tersebut.
"Silahkan makan bu, tidak perlu bayar!' kata penjual soto.

Selanjutnya ibu dan kedua anaknya makan soto dengan lahapnya sampai habis.
Setelah selesai makan soto ibu tersebut memngucapkan terimakasih  banyak sambil membungkukkan badan kepada penjual soto , lalu berlalu meninggalkan warung soto tersebut.

Tidak beberapa lama setelah ibu dengan kedua anaknya berlalu maka sesorang yang tadi duduk disudut meja memberikan uang 100 ribu kepada tukang soto.
"Pak ini kembaliannya 90 ribu"Kata tukang soto.

Tidak usah Pa sisanya itu untuk membayar soto ibu ibu tadi dengan kedua anaknya" kata seseorang tersebut.
Selanjujtnya seseorang tersebut juga berlalu meninggalkan warung soto dengan mengendarai sepeda motornya.

Seseorang yang menyaksikan kejadian ini terkagum kagum, karena kebaikan atau sedekah tukang soto langsung dibayar tunai dengan 10 kali lipat.

Apa yang dapat kita petik dari kisah ini?
  1. Bila kita bersedekah dengan ikhlas insyaalloh Alloh harta kita tidak akan berkurangt bahkan Alloh swt akan membalasnya dengan 10 kali sampai 700 kali lipat.                                                                                                                   Dalam AL Quran surah Al Anam ayat 160 Alloh berfirman:"Man jaa-a bil hasanati falahu asyru amtsaa liha, barang siapa yang berbuat kebaikan maqndapat 10 kali lipat amalnya.                                                                                                                          Dalam surah lain, Surah Al baqoroh 261 Alloh berfirman:"Perumpamaan nafkah yang dikeluarkan orang orang yang menafkahkan hartanya di jalan Alloh, adalah serupa dengan sebulkir benihyang menumbuhkan 7 bulir, pada setiap bulir 100 biji. Alloh emlipatgandakan ganjaran bagi siap yang dikehendakinya. DAn Alloh Maha lauas Karunianya lagi Maha Mengetahui"                                                     
  2.  Orang miskin yang tidak meminta minta jauh lebih mulia dari orang yang miminta minta.                                                                                                                              Dalam hadist yang diriwiayatkan  oleh Ahmah dan Albazar Rosululloh bersabda: :"Ada tiga perkara yang aku bersumpah dengannya, tidak berkurang harta karena sedekah, tidaklah seseorang yang memaafkan orang yang zolim kepada dirinya melainkan Alloh akan tambahkan kemuliaan, dan tidaklah orang yang membuka pintu untuk dirinya meminta minta kepada manusia, melainkan Alloh akan buka untuknya pintu menuju kefakiran"                                                                                       
  3. Tidak akan ada orang yang kelaparan kalau orang kaya yang dermawan mamu menginfakkan sebagian hartanya kepada orang orang yang miskin. Karena pada harta yang kita miliki ada hak hak fakir miskin.                                                                                                                              Firman Alloh dalam surah Adzdzariyat 19.Pada harta mereka ada hak untuk fakir miskin yang meminta minta dan orang miskin yang tidak mendapat bahagian"


Materi PAS FISIKA kelas XI MIPA SMT 1 1819


No
Pilihan ganda
1
Menentukan besar torsi  dua buah gaya seporos dengan sudut tertentu dari sebuah gambar
2
Menentukan momen inersia dari gambar berupa susunan tiga buah benda sejajar  yang massanya berbeda dan jaraknya berbeda bila salah satu benda dibuat sebagai sumbu
3
Menentukan momentum sudut sebuah silinder pejal
4
Menentukan besar tegangan 2 buah  tali yang mebentuk sudut tertentu dengan bidang dari sebuah gambar,  dan  pada kedua ujung tali tersebut digantung dengan dengan satu benda  bermassa tertentu
5
Menentukan besar tegangan tali pada batang dengan panjang tertentu  dan massa tertentu dan beban dengan massa tertentu yang digantungkan pada ujung batang tsb dari sebuah gambar
6
Diberikan gambar tangga dengan panjang L yang salat satu ujungnya di letakkan di atas lantai dengan sudut Θ, diminta menentukan rumus koefisien gesekan antara tangga denganlantai, jika tembok licin
7
Menentukan besar tegangan tali pada elastisitas, bila gaya dan luas penampang diketahui
8
Menentukan regangan suatu benda
9
Menentukan modulus elstisitas suatu bahan
10
Diberikan 5 gambar grafik F-Δx, diminta menentukan grafik yang  konstanta pegasnya terkecil`
11
Menentukan besar EP dari grafik F-Δx
12
Menentukan  besar konstanta pengganti 3 buah pegas yang di susun seri-paralel
13
Menentukan massa jenis suatu benda yang sebagian tercelup di dalam air dan bagian lainnya berada diatas permukaan air
14
Menentukan massa jenis relatif suatu fluida
15
Menentukan besar tekanan benda yang ukurannya dan massanya diketahui
16
Menganalisis rumus tekanan hidrostatik
17
Menentukan tingggi salah satu fluida dari dua jenis fluida yang berbeda ketinggian dan massa jenisnya dari gambar pipa U
18
Menghitung besar gaya yang harus diberikan pada pipa kecil pada alat Pascal bila luas permukaan masing masing diketahui dan besar beban di ketahu
19
Menghitung besar Gaya apung suatu benda bila berat benda  ketika ditimbang di udara dan di dalam fluida diketahui
20
Menentukan tegangan permukaan suatau fluida
21
Menganalisis hubungan kapilaritas dengan  dengan permukaan, sudut kontak, diameter pipa kapiler dan massa jenis
22
Menghitung besar debit fluida yang  keluar dari suatau pipa
23
Menghitung  kecepatan fluida pada salah satu ujung pipa yang berbeda  ukuran dan kecepatannya’
24
Mengalisis hubungan antara Daya dengan debit, massa jenis dan tinggi
25
Menjelaskan 4 sifat fluida ideal
26
Menghitung kecepatan aliran fluida yang masuk pada venturimeter tanpa manometer, jika luas penampang dan perbedaan tinggi diketahui
27
Menjelaskan alat alat yang bekerja berdasarkan azas Bernoulli
28
Menganalisis hubungan antara kecepatan dan tekanan dibawah dan diatas sayap pesawat terbang
29
Menentukan besar suhu suatu benda  dengan sebuah termometer  dengan cara membandingkan termometer tsb dengan termometer lainnya yang suhunya sudah diketahui 
30
Menentukakan suhu awal sebuah benda apabila suhu akhir, panjang awal, panjang akhir sudah diketahui
31
Menganalisis hubungan antara kalor jenis dengan kalor yang diserap atau dilepas, massa benda , perubahan suhu dan kapasitas kalor
32
Menghitung kapasitas kalor sebuah benda
33
Menghitung suhu keseimbangan campuran dua fluida yang suhunya berbeda yang dimasukkan kedalam  sebuah wadah
34
Menganalisis berbagai jenis perubahan wujud suatu benda
35
Menentukan suhu pada  sambungan dua logam yang ukurannya sama tapi konduktivitas dan suhu awalnya berbeda


No
Essay
1
Menentukan letak titik berat bidang
2
Menentukan besar konstanta pegas dari garafik suatu percobaan hukum Hooke
3
Menghitung  kapilaritas pada pipa kapiler
4
Menentukan kecepatan aliran air yang keluar dan jarak jatuh pertama air ditanah menurut percobaan Toricelli
5
Menentukaan Tekanan akhir Gas pada peristiwa isokhorik(suhu tetap) berdasarkan persamaan Boyle Gay Lussac

Selasa, 20 Maret 2018

Zikir Dan Doa setelah sholat

Astaghfirulloohal aziim alladzii laa ilaaha illa huwal hayyul qoyuumu wa atuubu ilaih(3x)

Laa illaaha illalloohu wahdahu laa syariikalahu lahul mulku wa lahul hamdu yuhyi wa yumiitu wa hua 'alaa kulli syai-in qodiir (3x)

Alloohumma ajirna minan-naar (3x)

Aloohumma antas-salam
Wa minkas-salam
Wa ilaika ya'uudus -salam
Fahayyina robana bis-salam
Wa-adkhilnal jannata daaros-salam
Tabaarokta robbana ya dzal jalaali wal ikroom

Membaca surat al fatihah

Alif laam miim
Dzaalikal kitaabu laa roiba fiihi hudal lil muttaqiin
Alladziina yu'minuuna bil ghoibi wa yuqqiimuunash-sholaata wa mimma rozaqnaa hum yun fiquun

Innaalladziina kafaru sawaa-un  alaihim a-andzartahum am lam tun dzirhum laa yu'minuun

Wa ilaa hukum ilaahu wahid

Alloohu laa ilaaha huwal hayyul qoyyum
Laa ta'kbudzuuhu illa naum.
Lahuu maa fis-samaawaati wal ardl..
Man dzal-ladzii yasyfa'u 'indahu illa bi idznihi
Ya'lamu maa baina aidiihim wa maa kholfahum
Wa laa yuhiithuuna bisyai-in 'ilmihii illaa bi maa syaa'
Wa syi'a kursi-yuhus-samaawaati wak ardl.
Wa laa ya-uudihu khifzu huma wa huwal 'aliyul ''aziim.

Ilaahi ya robbana ya ma'bud
Subhaanalloh (34x)

Subhanalloohu bihamdihi ya kariim daa-iman abadan
Alhamdulillah(33x)

Alhamdulillahirobbil 'aalamiin 'alaa kullii halliiw wa ni'matun

Alloohu akbar(33x)

Alloohu akbar kabiro wal hamdulillahi kastiiro wa subhaanallohi bukrotaw wa ashiila

Laa illaaha illalloohu wahdahu laa syariikalah lahul mulku wa lahul hamdu wa hwa alaa kulli syai in qoodiir..

Laa hawla walaa quwwata illaa billaahil 'aliyyil aziim

Astaghfirulloohal aziim 3 x

Hamdan syaakiriin
Hamdan  naa'imiin
Hamdan yuwaa fiika maziidah
Ya robbana lakal hamdu kamaa yam baghiiri waj hikal kariimi wa 'aziimi sulthoonil

Allohumma sholli 'alla habiibinaa wa syafii'inaa wa nabiyina  wa alaa kulli shohati rodulillaahi ajma'iin... aamiin ya Aloh ya robbal 'aakamiin...

Allohumma inna nas aluka ilman naafi'an  wa rizqon halaalan thoyyiban wa 'amalan mutaqoobalan

Allohummaghfir lanaa dzunuubana wa liwalidaina war hamhumaa kamaa robbayaanaa shighooro wa li jami'il muslimiina wal muslimaat  wal mu'miniina wal mu'minaat al ahyaa u min hum amwaat innaka samii un qoriibum mujiibud da'waat wa yaa qoodhiayal haajaat

Alloohumma inna nas aluka mujiibaati rohmatika wa azaa imi maghfirotika wa salaamata min kulli itsmin wal ghoniimata min kullii birrin  laa tada'lanaa dzanban illaa ghofartahu wa laa hamman illa farojtahu walaa haajatan hiya laka ridhon  illa qodhoitahaa  yaa arhamar roohimiin

Alloohummar zuknaa rizqon jadiidan  wa maalan katsiiron wa khoiron qoriiban wa syarron ba'iidan wa waladan sholihan wa 'amalan maqbuulan wa tijaarotan lan tabuuro ya arhamar roohimiiin

Alloohumma....







Jumat, 02 Maret 2018

HAK SESAMA MUSLIM



Muslim yang satu dengan muslim yang lainnya bersaudara. Sebagai saudara tentu harus saling mencintai, saling menyayangi, saling tolong menolong, dan saling menasihati,saling silaturahim sehingga orang muslim kokok dan kuat dalam menghadapi tantangan, anacaman, hambatan dan gangguan dari luar Islam

Alloh SWT Berfirman:
Innamal mukmnuuna ikhwatun fa-ashlihu baina akhowaikum

Orang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara. sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat. (aL Hujurot 49:10)
 
 FATTAQULLOOHA WA ASHLIHUU TAA BAINIKIM WA aTHII ULLOHA WAR ROSUULA IN KUNTUM MU'MINIINN
bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu; dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman." (Al abfal :1)

Islâh maknanya adalah meluruskan masalah yang diperselisihkan dan mengembalikannya kepada kaum muslimin serta memperbaiki kedua pihak yang berselisih.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menganggap perbuatan mendamaikan kaum muslimin sebagai sedekah, maka kewajiban mereka yaitu jika ada perselisihan atau perpecahan di antara mereka, hendaknya mereka damaikan dan luruskan perselisihan tersebut dengan adil, sehingga ukhuwah kembali terjalin di antara mereka.

MATSALUL MU’MINIINA FII TAWADDHIHIM  WA TAROOHU MIHIM WA TA’ATHU FIHIM KAMTSALIL JASADI WAHIDI IDZAS TAKAA MINHU ‘UDHWUN TADAA ‘AA LAHU SAIRUL JASADI  BISSAAHIRI WAL HUMMA
 “Perumpamaan kaum mukminin satu dengan yang lainnya dalam hal saling mencintai, saling menyayangi dan saling berlemah lembut di antara mereka adalah seperti satu tubuh. Apabila salah satu anggota badan sakit, maka semua anggota badannya juga merasa demam dan tidak bisa tidur.”

‘AN ABII HUROITA RA, QOOLA ROSUULULLOHU SAW, HAQQUL MUSLIMI ‘ALAL MULIMI  SITTUN : IDZAA LAQIITAHU FA SALLIM ‘ALAIHI, WA IDZAA DA’AAKA FAJIBHU, WAIDZAS TANSHOOHAKA FANSHOHHU, WAIDZAA  ATHOSA FA HAMIDALLOOHU FATSAMMITHU, WA IDZAA MARIDHO FA’UDHU, WA IDZAA MATA FAT BA’HU(HR Muslim)

Terjemah Hadis:

Dari Abu Hurairah t ia berkata: Rasulullah r bersabda:
“Hak seorang muslim terhadap sesama muslim itu ada enam, yaitu:

(1) Idza laqiitahu fasallim ‘alaihi . jika kamu bertemu dengannya maka ucapkanlah salam,

Mengucapkan salam (Assalamu'alaikum = semoga Anda berada dalam keselamatan ) adalah sunnah yang sangat dianjurkan karena dia merupakan penyebab tumbuhnya rasa cinta dan dekat di kalangan kaum muslimin sebagaimana dapat disaksikan dan sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah Saw:

"Demi Allah tidak akan masuk surga hingga kalian beriman dan tidak beriman hingga kalian saling mencintai. Maukah kuberitahukan sesuatu yang jika kalian lakukan akan menumbuhkan rasa cinta di antara kalian?, Sebarkan salam di antara kalian" (HR. Muslim).

Memulai mengucapkan salam sunah tapi yang menjawabnya fardhu kipayah

Sunnahnya adalah yang kecil ke besar besar, yang sedikit ke yang banyak, yang berkendaraan ke  pejalan kaki, akan tetapi jika yang lebih utama tidak juga memberikan salam maka yang lainlah yang hendaknya memberikan salam agar sunnah tersebut tidak hilang.

Ammar bin Yasir r.a. berkata, “Ada tiga hal yang jika ketiganya diraih maka sempurnalah iman seseorang: Jujur (dalam menilai) dirinya, memberi salam kepada khalayak dan berinfaq saat kesulitan (HR. Muslim).

Ucapan salam:
Ketika Rosululloh sedang duduk duduk dengan sahabat sahabatnya, datanglah sahat yang lain dan mengcapkan salam : assalamua’alikum, setelah rasululloh menjawab beliau berkata 10. Kemudian datang lagi sahabat yang lain mengucapkan salam: assalamualaikum \warohmatulooh, setelah menjawab dengan yang labih baik beliau berkata 20. Lalu datang rombongan ketika, dan mengucapkan salam, assalamualaikum warohmatullohi wa barokaatuh, beliau menjawab sama dengan itu kemudaian beliau berkata 30. Lalu para sahabat bertanya apa yang dimaksud 10,20 dan 30, beliau menjawab itu adalah kebaikan ketika ketika mengucapkan salam seperti sahabat yang datang tadi

apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, Maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa)[327]. Sesungguhnya Allah memperhitungankan segala sesuatu. (QS. An-Nisaa': 86).

(2) Waidzaa da’aaka fa ajibhu ,jika ia mengundangmu maka penuhilah undangannya,

Apabila kita diundang oleh saudara kita tasyakuran, menikah, khitanan dan lainnya maka kita wajib menghadirinya.Karena dengan menghadirinya menunjukan rasa kasih sayang kita terhadap saudara kita terhadap sesama muslim. Bagaimana kalu kita tidak bisa hadir, kita bisa mendatangi rumahnya pada waktu yang lain

"Dan siapa yang tidak memenuhi (undangannya) maka dia telah maksiat kepada Allah dan Rasul-Nya." (HR. Bukhori dan Muslim).

(3)Wa idzas tanhoohaka fanshohhu,  jika ia meminta nasihat kepadamu maka berilah ia nasihat,

Saudara kita mungkin ada yang datang kepada kita untuk menceritakan pemasalahan/ kesulitan hidupnya. Maka kita wajib memberi nasihat kepadanya semampu kita. Memberi pendapat kepadanya tentang permasakhan yang dia hadapi. Karena  dengan nasehat dari kita tentu akan memberi jalan keluar baginya dari permasahan dan kesulitan yang dihadapinya.

"Agama adalah nasihat: Kepada Allah, Kitab-Nya, Rasul-Nya dan kepada para pemimpin kaum muslimin serta rakyat pada umumnya." (HR. Muslim).

(4) Wa idza athosa fa hamidalloohu fa sammithu, jika ia bersin dan mengucapkan: ‘Alhamdulillah’ maka do’akanlah ia dengan Yarhamukallah (artinya = mudah-mudahan Allah memberikan rahmat kepadamu),

“Jika salah seorang di antara kalian bersin, hendaklah ia mengucapkan Alhamdulillah, jika ia mengatakannya maka hendaklah saudaranya atau temannya membalas: yarhamukalloh (semoga Allah merahmatimu). Dan jika temannya berkata yarhamukallah, maka ucapkanlah: yahdikumulloh wa yushlihu baalakum (semoga Allah memberimu petunjuk dan memperbaiki keadaanmu).” (Hadits shohih. Diriwayatkan oleh al-Bukhori,

(5)Wa idza maridho fa ‘udhu,  jika ia sakit maka jenguklah

"Tidaklah seorang muslim yang menjenguk muslim lainnya di pagi hari kecuali ada 70 ribu malaikat yang mendoakannya hingga sore hari. Dan jika menjenguknya di sore hari, ada 70 ribu malaikat yang mendoakannya hingga pagi, dan baginya satu kebun di surga." (HR. al-Tirmidzi dan dishahihkan oleh al-Albani dalam Shahih al-Tirmidzi)

"Siapa yang menjenguk orang sakit, maka ada seorang yang berseru dari langit: kamu adalah orang baik, dan langkahmu juga baik dan engkau berhak menempati satu tempat di surga." (HR. Ibnu Majah, al-Tirmidzi, dan ahmad

(6)Wa idzaa mata fatba’hu, jika ia meninggal dunia maka iringilah jenazahnya”.

"Siapa yang mengantarkan jenazah hingga menshalatkannya maka baginya pahala satu qhirath, dan siapa yang mengantarkannya hingga dimakamkan maka baginya pahala dua qhirath”, beliau ditanya: “Apakah yang dimaksud qhirath ?”, beliau menjawab: “Bagaikan dua gunung yang besar“ (HR. Bukhori dan Muslim)

Kamis, 08 Februari 2018

PAHALA YANG SELALU MENGALIR


Pembukaan

Manusia hidup sebanyak 4 kali. Di alam ruh, alam  rahim. Alam dunia dan alam akhirat.  Dia alam ruh ketika manusia diciptakan Alloh bertanya, alastu bi robbikum. Qoolu balaa syahidna, Benarkah aku ini Tuhanmu. Ruh manjawab, benar kami bersaksi.Di alam rahim manusia tumbuh dengan memakan sari patim makanan  yang dimakan ibunya, Selam 9 bulan bayi dalam kandungan ibunya keumudian dia lahir, ibunya menyusuinya selama 2 tahun.

Didunialah manusia hidup sementara kemudian mereka mati.  Semua makhluk yang bernyawa pasti akan merasakan mati. Kullu nafsin dzaa iqotul maut.  Bagi manusia mati adalah suatu kepastian, faizaa jaa ajalahum laa ta’khiruuna sa-atan walau yastaqdimuun, bila telah tiba ajal seseorang, tidak bisa diperpanjang walau sedetik. Dan kehidupan terkahir adalah kehidupan akhirat. Walal akhirotu khoiru wa abqo, padahal kehidupan akhirat adalah lebih baik dan kekal (abadi)

 Karena mati adalah suatu kepastian, maka jadikanlah dunia ini tempat kita mencari bekal menuju kehidupan kahirat yang lebih baik an kekal.

"dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. (QS. Surah Al Qoshshosh 77)

Oleh sebab itu kita harus benar benar mempersiapkan bekal kita untuk kembali ke akhirat.
Rosululloh menunjukkan 4 perkara yang harus dilakukan  manusia di dunia agar dia tetap mendapat pahala yang selalu mengalir

HR. Ahmad dan Thabrani

ARBA UNA TAJRI UJUROHUM BA’DAL MAUT. (1) MAN MAATA MAROO BITHON FII SABILILLAH (2) WA MAN ‘ALLAMA ‘ILMAN  AJROOLAHU ‘ILMUHUU (3) WA MAN SHODAQO BOSHODAQOTIN FA AJRUHAA LAHU  MAA WUJIDAT (4) WA ROJULUN TAROKA WALADAN  SHOOLIHAN YAD’UULAHU

Ada 4 perkara yang mengalir pahalanya setelah pelakunya meninggal dunia
(1)     Orang yang meninggal selagi giat-giatnya berjuang di jalan Alloh.
(2)     Orang yang mengajarkan ilmunya senantias mengalikr pahala baginya
(3)     Orang yang memberi sedekah maka pahalanya akan mengalir untuknya dimansa saja sedekah itu terletak
(4)     Orang yang meninggalkan anka yang sholeh, dan anak itu selalu berdoa untuk kebagiannya (orang tunaya)

URAIAN

(1)       Orang yang meninggal selagi giat-giatnya berjuang (berjihad) di jalan Alloh.

Jihad tidak saja diartikan sebagai perang, tetapi segala seuatu yanag dilakukan umal Islam berjuang di jalan Alloh untuk menegakkan kalimat Alloh dimuka bumi ini, Orang yang mennggal dalam keadaan demikian adalah mati syahid.

Mati syahid adalah sesuatu yang sangat didambakan oleh para sahabat dan pejuang pejuang Islam sehingga mereka tidak pernah takut dan sangat bernai menghadapi musuhnya. Dan pahalanya sangat besar


Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan Itulah kemenangan yang besar.( QS. Attaubah 111)


Bahkan orang yang mati syahid  itu hidup bahkan mereka diberi rizki olah Alloh swt
Ÿwur (#qä9qà)s? `yJÏ9 ã@tFø)ムÎû È@Î6y «!$# 7NºuqøBr& 4 ö@t/ Öä!$uômr& `Å3»s9ur žw šcrããèô±n@ ÇÊÎÍÈ  
154. dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah, (bahwa mereka itu ) mati; bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya.(AL baqoroh 154)

KISAH PENGGALIAN KUBURAN SAHABAT DI IRAK

(2)       Orang yang mengajarkan ilmunya senantiasa mengalir pahala baginya

Imam Syafii berkata : Man aroodaddunya fa’alaihi bil ilmi, waman arodal akhiroti falaihi bil ilmi, wa man arooda huma fa’alihi bil ilmi,

HR Muslim,
MAN DALLA ‘ALAA KHOIRIN FALAHU MISLA AJRI FAA ‘ILIHI, Barangsiapa yangn menunjukkan pada kebaikan maka maka ia memperoleh pahala seperti orang yang mengerjakannya.

         HR, Thabrani,
ASYADDUNNAASI ‘AZAABAN YAUMAL QIYAAMATI ‘AALIMUN LAM YANFA’HU ILMUHU, seberat beratnya siksaan    pada hari kiamat adalah orang alim yang tidak memanfaatkan ilmunya

Hadits Riwayat Muslim)
Barang siapa yang berjalan disitu ia mencari ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke syurga.

Ilimu akan bermanfaat apabila kita terlebih dahulu mengamalkannya. Jika kita mengajarkan ilmu kepada orang lain dan orang itu mengamalkannya, maka insyaalloh kita akan memperoleh pahalanya walau kita sudah tiada.
Kita bisa menjadi guru, dosen, mendirikan sekolah atau pesantren sehingga ilmui yang bermanfaat bisa diajrkanke  orang banyak
Di jaman sekarang kita bisa  mengajarkan ilmu ke banyak orang sekali gus.
1.        Membuat tulisan yang bermanfaat di medai massa dan dibaca oleh banyak orang, jadi jangan sakit hatim kalau tulisan kita di copy paste orang lain, itu berarti tulisan kita bermanfaat.
2.        Menulis buku yang bermanfaat, kita bayangkan kalau buku itu dibaca sejuta orang dan mengamalkannya
3.        Membuat website ke islaman sehingga dibaca ribuan orang
4.        Mendirikan radio atau TV islam insyaalloh itu akan memeberikan ilmu yang bermanfaat baqgi umat.

(3)       Orang yang memberi sedekah maka pahalanya akan mengalir untuknya dimana saja sedekah itu terletak

Peringatan Alloh bagi orang yang tidak mau bersedekah

1. kecelakaanlah bagi Setiap pengumpat lagi pencela, 
2. yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitung
3. Dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengkekalkannya, 
4. sekali-kali tidak! Sesungguhnya Dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam Huthamah.
5. dan tahukah kamu apa Huthamah itu?
 6. (yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan, 
7. yang (membakar) sampai ke hati. (QS. Al HUmazah : 1 -7)

Penyesalan orang yang tidak bersedekah (al Munafiqun 10)

        dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: "Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku Termasuk orang-orang yang saleh?"

(4)       Orang yang meninggalkan anak yang sholeh, dan anak itu selalu berdoa untuk kebagiannya (orang tunya)

IDZA MATAL INSAANU INQOTHO’A AMALUHU ILLA MIN TSALATSATIN, MIN SHODAQOTIN JARIYATIN, WA ILMIN YUJNTAFAAHU BIHI, WA WALIDIN SHOLIHIN YAD’UU LAHU 
Bila meninggal manusia  terputus semua amalnya kecuali tiga, shodaqoh jariah, ilmu yang bermanfaat  dan anak sholeh yang selalu mendoakan kedau orang tuanya (HR Muslim)