R I N D U K U...................
Malamku terasa lama berlalu
Menunggu siang saat aku berjumpa denganmu
Melepas rindu dan
Mengobati lara
Cinta berhiaskan rindu dan cemburu
Cinta berbumbukan gundah dan gulana
Cinta bermandikan derita dan air mata
Cinta harus berkorban rasa dan fikiran
Cinta mengalahkan akal dan rasio
Namun...
Terasa indah tiada tara
Merasuk...
Menghunjam...
Ke dalam relung hatiku
Yang paling dalam
Oh rinduku...
Bawalah aku ke dalam tidurnya
Agar esok aku masih bisa terbangun
Dan...
Menatap kembali wajahnya yang sendu itu...
Blog ini adalah kumpulan berbagai macam tulisan dari buah fikiran saya yang saya alami, saya amati, dan saya baca. Kenapa dibelakang Judul Blog ada tambahan d'Is? d'Is adalah judul rumus Fisika ketika saya selesai menurunkan suatu rumus pada waktu saya mengajar. Sehingga d'Is sangat populer dikalangan anak didik saya..........
Kamis, 14 Mei 2009
Sabtu, 09 Mei 2009
ANTASARI AZHAR , RANI JULIANI ,NASRUDIN ZULKARNAIN DAN SEGITIGA
Sebuah segitiga begitu istimewa sehinga seorang Ilmuan bernama Phytagoras mengeluarkan dalil yang disebut dalil Phytagoras dalam sebuah segitiga siku-siku.
Phytagoras adalah seorang ahli Matematika bangsa Yunani yang hidup kira-kira abad ke enam masehi.
Saya masih hapal betul dalil ini karena dalil ini diberikan guru matematika saya waktu saya masih di SMP yang namanya Pa Ja'far. Orangnya sangat tegas dan disiplin.Pintar tentu. Kalau siswa tidak bikin PR pasti dihukum berdiri di depan kelas dengan satu kaki diangkat ke atas. Kalau guru sekarang menghukum siswa seperti itu pasti sudah dipanggil polisi karena orang tuanya tidak menerima perlakuan guru itu.
Bunyinya: "kuadrat sisi miring sama dengan jumlah kuadrat kedua sisi siku-sikunya"
Mialkan: sebuah segitiga siku-siku ABC, siku di B
sisi horizontal AB adalah a
sisi vertikal BC adalah b
sisi miring AC adalah c
maka menurut Phytagoras c2 = a2 + b2
Berdasarkan dalil diatas jelas terlihat bahwa sisi miring mempunyai pengaruh yang sangat besar sehingga kuadratnya merupakan penjumlahan kuadrat sisi-sisi lainnya.
Selain itu sisi miring itu bergantung landasan tempatnya berada yaitu sisi horizontal dan sisi vertikal.
Sisi horizontal dan sisi vertikal ini harus kuat walaupun mereka saling beseberangan untuk menopang sisi miring. Kalau salah satunya runtuh maka sisi miring pasti juga akan runtuh.
Selain segitiga siku-siku adalagi segitiga sama kaki. Segitiga ini sebenarnya terdiri dari dua buah segitiga siku-siku yang disatukan. Sehingga berlaku juga dalil Phytagoras.
Segitiga sering di ibaratkan hubungan antara manusia dengan manusia (hablum minannas) yaitu hubungan horizontal dan manusia dengan Alloh (hablum minalloh) yaitu hubungan vertikal.
Manusia yang kaffah ( paripurna) adalah manusia yang senantiasa baik hablum minannas nya dan juga senantiasa taat menjalankan perintah Alloh dan menjauhi larangannya(hablum minalloh)
Alloh Berfirman : "Ditimpakan kepadamu kesusahan dimanapun kamu berada kecuali orang
yang senantiasa menghubungkan tali manusia (hablumminannas) dan menghubungkan tali Alloh (hablumminalloh)
Segita juga sering diibaratkan dengan hubungan cinta, cinta segitiga.
Kalau segitiga yang telah saya jelas di atas konotasinya positif adalah hubungan yang bertujuan agar manusia selamat didunia dan di akhirat, harus bersiluturahim (menjalin hubungan cinta) antara sesama manusia dan juga menjalin hubungan cinta yang paling tinggi dengan Alloh, maka pada segitiga ini sering berkonotasi negatif.
Kenapa negatif? Karena pada cinta segitiga umumnya hanyalah hubungan antara cinta manusia dengan manusia. Dua laki-laki yang memperebutkan cinta seorang wanita atau sebaliknya dua wanita yang memperebutkan cinta seorang pria.
Begitu negatifnya konotasi cinta segitiga ini sehingga sangat sering kita baca media cetak atau elektronik bahwa seseorang bisa membunuh saingannya untuk mendapatkan cinta sang pujaan hatinya.
Kasus cinta segitiga yang sedang ramai diberitakan adalah kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnain seorang pengusaha kaya yang diduga oleh polisi diotaki oleh Anatasari Azhar yang seorang Ketua KPK suatu Lembaga yang paling ditakuti oleh para koruptor di negeri ini.
Anatasari Azhar takut Nasrudin Zulkarnain membongkar rahasia hubungannya dengan istri siri Nasrudin Zulkarnain yang cantik jelita bernama Rani Juliani yang seorang Caddy golf dan juga seorang mahasiswi sebuah PT.
Terlepas benar atau tidaknya tuduhan terhadap Antasari Azhar itu, hanya pengadilanlah yang menentukan, dan hanya Allohlah yang Maha Tahu.
Membunuh orang adalah suatu dosa besar. Apalagi kalau pembunuhan yang terjadi karena
hanya menuruti hawa nafsu. Alqootil wal maqtuul finnar, yang membunuh dan terbunuh keduanya masuk neraka.
Mudah-mudahan kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi kita bahwa dibalik dunia ini ada akhirat yang lebih baik dan lebih kekal. Walal akhirootu khoirun laka minal ula
bahwa akhirat itu jauh lebih baik dari dunia ini.
Orang-orang yang senantiasa mengejar dunia dan takut mati (hubbud dunia wa karohiatul maut) senantiasa terjerumus dengan HTW ( harta, tahta (jabatan) dan wanita).
Padahal bila kita meninggal dunia harta, jabatan, wanita tidak kita bawa yang kita bawa hanyalah amal kita. Amal sholeh atau amal salah.
"Keluar bersama mayyit tiga hal. Hartanya, keluarganya dan amalnya. Kembali dua hal ( harta dan keluarga) dan yang kekal adalah amalnya." Alhadist.
Kenapa amal kekal. Karena amal inilah yang akan menemani kita di alam kubur sampai hari kiamat yang satu hari dialam kubur adalah 1000 tahun menurut perhitungan kita . Bila amal yang menemani kita adalah amal baik, maka amal kita akan menjelma berupa wanita yang sangat cantik yang baunya sangat harum sehingga menimbulkan kenikmatan yang luar biasa, inilah nikmat kubur.
Tapi bila amal yang kita bawa amal syayiaat (buruk) maka akan menjelma berupa makhluk yang sangat jelek, buruk rupa dan baunya sangat busuk sehingga kalau menciumnya akan tersiksa luar biasa. Itulah azab kubur. Dan makhluk-makhluk ini akan menemani kita di alam kubur sampai tibanya hari kiamat.
Mana yang harus kita pilih dunia atau akhirat? Tentu keduanya. Tetapi harus seimbang.
"Bekerjalah untuk duniamu seolah-olah engkau akan hidup selamanya dan beramalah untuk akhiratmu seolah engkau akan mati esok hari" Alhadist.
Semoga bermanfaat.
Sebuah segitiga begitu istimewa sehinga seorang Ilmuan bernama Phytagoras mengeluarkan dalil yang disebut dalil Phytagoras dalam sebuah segitiga siku-siku.
Phytagoras adalah seorang ahli Matematika bangsa Yunani yang hidup kira-kira abad ke enam masehi.
Saya masih hapal betul dalil ini karena dalil ini diberikan guru matematika saya waktu saya masih di SMP yang namanya Pa Ja'far. Orangnya sangat tegas dan disiplin.Pintar tentu. Kalau siswa tidak bikin PR pasti dihukum berdiri di depan kelas dengan satu kaki diangkat ke atas. Kalau guru sekarang menghukum siswa seperti itu pasti sudah dipanggil polisi karena orang tuanya tidak menerima perlakuan guru itu.
Bunyinya: "kuadrat sisi miring sama dengan jumlah kuadrat kedua sisi siku-sikunya"
Mialkan: sebuah segitiga siku-siku ABC, siku di B
sisi horizontal AB adalah a
sisi vertikal BC adalah b
sisi miring AC adalah c
maka menurut Phytagoras c2 = a2 + b2
Berdasarkan dalil diatas jelas terlihat bahwa sisi miring mempunyai pengaruh yang sangat besar sehingga kuadratnya merupakan penjumlahan kuadrat sisi-sisi lainnya.
Selain itu sisi miring itu bergantung landasan tempatnya berada yaitu sisi horizontal dan sisi vertikal.
Sisi horizontal dan sisi vertikal ini harus kuat walaupun mereka saling beseberangan untuk menopang sisi miring. Kalau salah satunya runtuh maka sisi miring pasti juga akan runtuh.
Selain segitiga siku-siku adalagi segitiga sama kaki. Segitiga ini sebenarnya terdiri dari dua buah segitiga siku-siku yang disatukan. Sehingga berlaku juga dalil Phytagoras.
Segitiga sering di ibaratkan hubungan antara manusia dengan manusia (hablum minannas) yaitu hubungan horizontal dan manusia dengan Alloh (hablum minalloh) yaitu hubungan vertikal.
Manusia yang kaffah ( paripurna) adalah manusia yang senantiasa baik hablum minannas nya dan juga senantiasa taat menjalankan perintah Alloh dan menjauhi larangannya(hablum minalloh)
Alloh Berfirman : "Ditimpakan kepadamu kesusahan dimanapun kamu berada kecuali orang
yang senantiasa menghubungkan tali manusia (hablumminannas) dan menghubungkan tali Alloh (hablumminalloh)
Segita juga sering diibaratkan dengan hubungan cinta, cinta segitiga.
Kalau segitiga yang telah saya jelas di atas konotasinya positif adalah hubungan yang bertujuan agar manusia selamat didunia dan di akhirat, harus bersiluturahim (menjalin hubungan cinta) antara sesama manusia dan juga menjalin hubungan cinta yang paling tinggi dengan Alloh, maka pada segitiga ini sering berkonotasi negatif.
Kenapa negatif? Karena pada cinta segitiga umumnya hanyalah hubungan antara cinta manusia dengan manusia. Dua laki-laki yang memperebutkan cinta seorang wanita atau sebaliknya dua wanita yang memperebutkan cinta seorang pria.
Begitu negatifnya konotasi cinta segitiga ini sehingga sangat sering kita baca media cetak atau elektronik bahwa seseorang bisa membunuh saingannya untuk mendapatkan cinta sang pujaan hatinya.
Kasus cinta segitiga yang sedang ramai diberitakan adalah kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnain seorang pengusaha kaya yang diduga oleh polisi diotaki oleh Anatasari Azhar yang seorang Ketua KPK suatu Lembaga yang paling ditakuti oleh para koruptor di negeri ini.
Anatasari Azhar takut Nasrudin Zulkarnain membongkar rahasia hubungannya dengan istri siri Nasrudin Zulkarnain yang cantik jelita bernama Rani Juliani yang seorang Caddy golf dan juga seorang mahasiswi sebuah PT.
Terlepas benar atau tidaknya tuduhan terhadap Antasari Azhar itu, hanya pengadilanlah yang menentukan, dan hanya Allohlah yang Maha Tahu.
Membunuh orang adalah suatu dosa besar. Apalagi kalau pembunuhan yang terjadi karena
hanya menuruti hawa nafsu. Alqootil wal maqtuul finnar, yang membunuh dan terbunuh keduanya masuk neraka.
Mudah-mudahan kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi kita bahwa dibalik dunia ini ada akhirat yang lebih baik dan lebih kekal. Walal akhirootu khoirun laka minal ula
bahwa akhirat itu jauh lebih baik dari dunia ini.
Orang-orang yang senantiasa mengejar dunia dan takut mati (hubbud dunia wa karohiatul maut) senantiasa terjerumus dengan HTW ( harta, tahta (jabatan) dan wanita).
Padahal bila kita meninggal dunia harta, jabatan, wanita tidak kita bawa yang kita bawa hanyalah amal kita. Amal sholeh atau amal salah.
"Keluar bersama mayyit tiga hal. Hartanya, keluarganya dan amalnya. Kembali dua hal ( harta dan keluarga) dan yang kekal adalah amalnya." Alhadist.
Kenapa amal kekal. Karena amal inilah yang akan menemani kita di alam kubur sampai hari kiamat yang satu hari dialam kubur adalah 1000 tahun menurut perhitungan kita . Bila amal yang menemani kita adalah amal baik, maka amal kita akan menjelma berupa wanita yang sangat cantik yang baunya sangat harum sehingga menimbulkan kenikmatan yang luar biasa, inilah nikmat kubur.
Tapi bila amal yang kita bawa amal syayiaat (buruk) maka akan menjelma berupa makhluk yang sangat jelek, buruk rupa dan baunya sangat busuk sehingga kalau menciumnya akan tersiksa luar biasa. Itulah azab kubur. Dan makhluk-makhluk ini akan menemani kita di alam kubur sampai tibanya hari kiamat.
Mana yang harus kita pilih dunia atau akhirat? Tentu keduanya. Tetapi harus seimbang.
"Bekerjalah untuk duniamu seolah-olah engkau akan hidup selamanya dan beramalah untuk akhiratmu seolah engkau akan mati esok hari" Alhadist.
Semoga bermanfaat.
Senin, 04 Mei 2009
MENAKUTI ORANG LAIN DAN RASA TAKUT
Waktu saya masih SMP saya suka usil menakut-nakuti orang, terutama malam hari.
Saya mempunyai dua orang sahabat yang kebetulan satu kampung, dan satu Sekolah.
Jarak SMP saya dari kampung kira-kira 10 km. Kami berangkat dari rumah ke sekolah dengan menggunakan sepeda.
Waktu itu sepeda motor belum ada di kampung. Kalaupun ada yang punya dari kampung lain. Itupun hanya satu atau dua. Orang yang mampu membeli sepeda kategorinya adalah orang-orang mampu. Dan orang yang menyekolahkan anaknya ke SMP adalah orang yang mengerti.
Ketika itu di kampung saya yang sekolah SMA hanya satu orang. Yang sekolah ke SMP hanya 3 orang, termasuk saya. Dan di daerah saya belum ada SMA Negeri. SMA satu-satunya yang ada adalah SMA swasta. SMP ada dua. Satu SMP Negeri dan satu lagi SMP swasta. Saya dan dua orang teman saya adalah siswa sekolah negeri.
Kami berangkat dari rumah setiap pagi melewati jalan krikil yang warnanya merah.
Kalau panas sangat berdebu dan bila hujan sangat becek.
Jalan itu jalan yang penuh kenangan yang kami lalui selama tiga tahun dengan sepeda.
Tamat SMP Kami berpisah. Saya masuk SMA di Bandung dan dua teman saya masuk STM di Ibukota Kabupaten. Setelah saya tamat SMA dan dua teman saya tamat STM kami ketemu lagi di Bandung. Alhamdulillah semuanya jadi sarjana dengan jurusan yang berbeda.
Ada banyak cerita lucu yang yang kami lakukan pada waktu kami masih SMP. Salah satunya yang akan saya ceritakan di bawah ini.
Di daerah tempat tinggal saya adat pernikahannya dilakukan dengan cara massal. Dalam satu kampung pernikahan massal bisa lima atau sepuluh pasang bahkan lebih. Dan di depan rumah penganten pasti ada musik Dangdut. Bila musim nikah tiba maka hampir setiap malam kita datang ke kampung yang menyelenggarakan pernikahan massal tersebut dengan menggunakan sepeda untuk menonton musik dangdut tersebut.
Suatu malam di sebuah kampung yang bersebelahan dengan kampung saya ada pernikahan massal.
Saya seperti biasa berangkat bertiga dengan teman saya. Jaraknya sekitar 6 km dari kampung saya tapi diantara kampung tidak ada perumahan. Yang ada adalah hutan rimba. Dan diantara kampung dengan kampung pasti ada kuburan. Kebetulan antara kampung saya dengan kampung tersebut ada kuburan tua. Kalau malam orang selalu takut melewati kuburan tersebut.
Di kampungpun waktu itu belum ada listrik. Kalau pun ada listrik sumbangan dari pertambangan yang dipasang di Masjid dan di tiang depan masjid, tempat kami biasa berkumpul dan bermain pada malam hari sehabis mengaji Al Qur'an.
Setelah puas nonton musik dangdut kami pulang duluan. Tapi kami tidak langsung pulang kekampung. Kami berhenti dikuburan tua tersebut dan menyembunyikan sepeda kami di semak-semak. Lalu kami membawa pasir dan kami bersembunyi.
Setiap ada orang yang lewat kami lempar pakai pasir.
Ada seorang perempuan yang juga menggunakan sepeda dalam suatu rombangan dan berada pada posisi yang paing belakang sampai menjerit-jerit karena ketakutan yang luar biasa.
Seperti biasa setelah pulang dari nonton dangdut kami kumpul didepan masjid. Ketika kami tiba orang-orang sedang ramai bercerita tentang peristiwa yang dialaminya. Dan ada yang bertanya kepada kami, ada yang melempar enggak di kuburan tua? Kami jawab enggak. (Ya pasti enggaklah karena yang melemparnya adalah kami bertiga.)
Suatu malam kami kembali pergi ke kampung lain karena ada nikah massal. Saya berangkat dengan kakak saya bersama rombongan lain. Kami berangkat habis magrib.
Dalam perjalanan saya berada pada bagian belakang rombongan.
Ketika tiba ditengah-tengah kuburan tua yang saya sebutkan di atas tiba-tiba sandal jepit saya lepas. Karena gelap saya memanggil kakak saya. Tapi kakak saya tidak kedengaran. Akhirnya dengan rasa takut yang luar biasa saya berhenti dan mencari sandal saya di dalam kegelapan.
Waktu saya sedang mencari-cari sandal tiba-tiba didepan saya lewat sesosok makhluk yang sangat besar dan tinggi yang tingginya setinggi tiang listrik. Makhluk tersebut menyeberang jalan menuju arah kuburan.Saya terkesima dan tidak dapat bergerak.
Setelah makhluk tersebut masuk ke area kuburan saya baru tersadar dan saya ambil sandal dan saya kayuh sepeda saya sekencang-kencangnya menyusul rombongan yang sudah jauh meninggalkan saya.
Setelah bergabung kembali dengan rombongan saya tidak cerita apa-apa, takut nanti kalau pulangnya saya ditinggalkan. Pada waktu pulang saya berada didepan rombongan. Dan setelah sampai di depan masjid barulah saya ceritakan kejadian itu kepada yang lain.
Kejadian itu masih terekam dalam otak saya sampai sekarang. Kalau malam hari saya takut kalau melewati kuburan itu seorang diri.
Saya mempunyai dua orang sahabat yang kebetulan satu kampung, dan satu Sekolah.
Jarak SMP saya dari kampung kira-kira 10 km. Kami berangkat dari rumah ke sekolah dengan menggunakan sepeda.
Waktu itu sepeda motor belum ada di kampung. Kalaupun ada yang punya dari kampung lain. Itupun hanya satu atau dua. Orang yang mampu membeli sepeda kategorinya adalah orang-orang mampu. Dan orang yang menyekolahkan anaknya ke SMP adalah orang yang mengerti.
Ketika itu di kampung saya yang sekolah SMA hanya satu orang. Yang sekolah ke SMP hanya 3 orang, termasuk saya. Dan di daerah saya belum ada SMA Negeri. SMA satu-satunya yang ada adalah SMA swasta. SMP ada dua. Satu SMP Negeri dan satu lagi SMP swasta. Saya dan dua orang teman saya adalah siswa sekolah negeri.
Kami berangkat dari rumah setiap pagi melewati jalan krikil yang warnanya merah.
Kalau panas sangat berdebu dan bila hujan sangat becek.
Jalan itu jalan yang penuh kenangan yang kami lalui selama tiga tahun dengan sepeda.
Tamat SMP Kami berpisah. Saya masuk SMA di Bandung dan dua teman saya masuk STM di Ibukota Kabupaten. Setelah saya tamat SMA dan dua teman saya tamat STM kami ketemu lagi di Bandung. Alhamdulillah semuanya jadi sarjana dengan jurusan yang berbeda.
Ada banyak cerita lucu yang yang kami lakukan pada waktu kami masih SMP. Salah satunya yang akan saya ceritakan di bawah ini.
Di daerah tempat tinggal saya adat pernikahannya dilakukan dengan cara massal. Dalam satu kampung pernikahan massal bisa lima atau sepuluh pasang bahkan lebih. Dan di depan rumah penganten pasti ada musik Dangdut. Bila musim nikah tiba maka hampir setiap malam kita datang ke kampung yang menyelenggarakan pernikahan massal tersebut dengan menggunakan sepeda untuk menonton musik dangdut tersebut.
Suatu malam di sebuah kampung yang bersebelahan dengan kampung saya ada pernikahan massal.
Saya seperti biasa berangkat bertiga dengan teman saya. Jaraknya sekitar 6 km dari kampung saya tapi diantara kampung tidak ada perumahan. Yang ada adalah hutan rimba. Dan diantara kampung dengan kampung pasti ada kuburan. Kebetulan antara kampung saya dengan kampung tersebut ada kuburan tua. Kalau malam orang selalu takut melewati kuburan tersebut.
Di kampungpun waktu itu belum ada listrik. Kalau pun ada listrik sumbangan dari pertambangan yang dipasang di Masjid dan di tiang depan masjid, tempat kami biasa berkumpul dan bermain pada malam hari sehabis mengaji Al Qur'an.
Setelah puas nonton musik dangdut kami pulang duluan. Tapi kami tidak langsung pulang kekampung. Kami berhenti dikuburan tua tersebut dan menyembunyikan sepeda kami di semak-semak. Lalu kami membawa pasir dan kami bersembunyi.
Setiap ada orang yang lewat kami lempar pakai pasir.
Ada seorang perempuan yang juga menggunakan sepeda dalam suatu rombangan dan berada pada posisi yang paing belakang sampai menjerit-jerit karena ketakutan yang luar biasa.
Seperti biasa setelah pulang dari nonton dangdut kami kumpul didepan masjid. Ketika kami tiba orang-orang sedang ramai bercerita tentang peristiwa yang dialaminya. Dan ada yang bertanya kepada kami, ada yang melempar enggak di kuburan tua? Kami jawab enggak. (Ya pasti enggaklah karena yang melemparnya adalah kami bertiga.)
Suatu malam kami kembali pergi ke kampung lain karena ada nikah massal. Saya berangkat dengan kakak saya bersama rombongan lain. Kami berangkat habis magrib.
Dalam perjalanan saya berada pada bagian belakang rombongan.
Ketika tiba ditengah-tengah kuburan tua yang saya sebutkan di atas tiba-tiba sandal jepit saya lepas. Karena gelap saya memanggil kakak saya. Tapi kakak saya tidak kedengaran. Akhirnya dengan rasa takut yang luar biasa saya berhenti dan mencari sandal saya di dalam kegelapan.
Waktu saya sedang mencari-cari sandal tiba-tiba didepan saya lewat sesosok makhluk yang sangat besar dan tinggi yang tingginya setinggi tiang listrik. Makhluk tersebut menyeberang jalan menuju arah kuburan.Saya terkesima dan tidak dapat bergerak.
Setelah makhluk tersebut masuk ke area kuburan saya baru tersadar dan saya ambil sandal dan saya kayuh sepeda saya sekencang-kencangnya menyusul rombongan yang sudah jauh meninggalkan saya.
Setelah bergabung kembali dengan rombongan saya tidak cerita apa-apa, takut nanti kalau pulangnya saya ditinggalkan. Pada waktu pulang saya berada didepan rombongan. Dan setelah sampai di depan masjid barulah saya ceritakan kejadian itu kepada yang lain.
Kejadian itu masih terekam dalam otak saya sampai sekarang. Kalau malam hari saya takut kalau melewati kuburan itu seorang diri.
Jumat, 01 Mei 2009
UJIAN NASIONAL
UN SMA/Aliyah sudah berakhir. SMP baru dimulai dan SD menyusul.
Ada beberapa hal yang menjadi catatan kita dalam pelaksanaan UN.
1. Pada hari pertama pelaksanaan UN wajah para siswa terlihat sangat tegang, karena mereka takut tidak lulus sehingga memikul beban yang sangat berat. Takut tidak lulus karena syarat lulus UN nilai rata-ratanya harus 5,5 walaupun boleh ada dua buah nilai 4.
Seorang siswa mengirim pesan kepada saya lewat facebook, bahwa dia tidak bisa tidur pada malam pertama UN karena tegang lalu diiringi dengan sakit perut.
Yang lain mengatakan bahwa seluruh badannya bengkak-bengkak terkena alergi juga karena tegang.
2. Yang tegang bukan hanya siswa tetapi guru-guru Mata Pelajaran UN dan juga kepala sekolah. Akibatnya ada beberapa sekolah yang membentuk team sukses UN. Begitu menggebunya team sukses tersebut sehingga di suatu daerah ada kepala sekolah yang berani membuka soal cadangan UN kemudian dibahas dan jawabannya diberikan kepada siswa. Walaupun memang jawabannya tidak semuanya betul.
Hal ini disampaikan oleh seorang peserta UN di di Koran Tribun Jabar tanggal 21 April 2009. Ketika ditanya bagaimana caranya dia mendapatkan kunci Jawaban UN, dia menjawab bahwa dia memperoleh kunci jawaban dari Guru yang mengabsen ke kelas melalui secarik kertas. Kemudian kertas itu disebarkannya kepada teman-teman yang lain.
Kejadian seperti diatas sebenarnya tidak perlu terjadi bila guru sudah mempersiapkan strategi yang jitu untuk menghadapi UN. Strategi itu antara lain,
- guru harus menjelaskan dengan detail SKL(standar kompetensi lulusan) mata pelajaran,
- menganalisis kemungkinan materi-materi yang akan keluar,
- membuat soal-soal sesuai SKL dan analisis materi dengan berbagai kemungkinannya dari bank soal, baik soal UN, soal Ebtanas atau soal Perguruan Tinggi ,
- membahasnya dikelas,
- kemudian mengadakan simulasi atau test kemampuan siswa terhadap materi yang dibahas. Sudah berapa persen daya serap materi yang telah disampaikan dan diharapkan pada UN sesungguhnya siswa mencapai daya serap terbaik, “on fire”.
Kenapa sekolah sampai berani berbuat begitu. Tentu karena UN bisa menunjukkan prestise dan prestasi suatu sekolah. Serperti yang disampaikan oleh seorang Guru dari garut dalam wawancara dengan reporter sebuah televisi. Dia mengatakan bahwa dia diinstruksikan oleh kepada Dinas Pendidikan agar semua siswa bisa lulus 100% dengan berbagai cara. Karena, katanya, kalau siswa lulus semua dan prestasinya baik maka daerah atau sekolah tersebut akan mendapat bantuan melimpah, dari Pemda maupun dari Pusat.
3. Kebocoran UN terjadi karena beberapa hal dan dengan berb agai cara:
- karena ada oknum-oknum tertentu yang tidak tidak setuju dengan UN sehingga mereka berusaha menggagalkan UN dengan berbagai cara
- karena guru tidak percaya diriatau guru ditekan oleh pihak lain untuk mensukseskan UN sehingga menempuh berbagai cara.
- Karena kurang ketatnya pengawasan/pengawalan soal UN. Soal diambil oleh Panitia ke Sub Rayon Pagi-pagi. Di sekolah Guru mata pelajaran sudah menunggu. Amplop Cadangan dibuka, difotocopy, lalu di lem lagi dan jawabannya di kerjakan lalu dibagikan ke siswa pagi-pagi.
4. Khusus Mata Pelajaran Fisika SMA soal UN sesuai dengan SKL sehingga kalau siswa belajar dengan baik pasti bisa menjawabnya.
Buat anak-anakku semoga semuanya lulus UN
Ada beberapa hal yang menjadi catatan kita dalam pelaksanaan UN.
1. Pada hari pertama pelaksanaan UN wajah para siswa terlihat sangat tegang, karena mereka takut tidak lulus sehingga memikul beban yang sangat berat. Takut tidak lulus karena syarat lulus UN nilai rata-ratanya harus 5,5 walaupun boleh ada dua buah nilai 4.
Seorang siswa mengirim pesan kepada saya lewat facebook, bahwa dia tidak bisa tidur pada malam pertama UN karena tegang lalu diiringi dengan sakit perut.
Yang lain mengatakan bahwa seluruh badannya bengkak-bengkak terkena alergi juga karena tegang.
2. Yang tegang bukan hanya siswa tetapi guru-guru Mata Pelajaran UN dan juga kepala sekolah. Akibatnya ada beberapa sekolah yang membentuk team sukses UN. Begitu menggebunya team sukses tersebut sehingga di suatu daerah ada kepala sekolah yang berani membuka soal cadangan UN kemudian dibahas dan jawabannya diberikan kepada siswa. Walaupun memang jawabannya tidak semuanya betul.
Hal ini disampaikan oleh seorang peserta UN di di Koran Tribun Jabar tanggal 21 April 2009. Ketika ditanya bagaimana caranya dia mendapatkan kunci Jawaban UN, dia menjawab bahwa dia memperoleh kunci jawaban dari Guru yang mengabsen ke kelas melalui secarik kertas. Kemudian kertas itu disebarkannya kepada teman-teman yang lain.
Kejadian seperti diatas sebenarnya tidak perlu terjadi bila guru sudah mempersiapkan strategi yang jitu untuk menghadapi UN. Strategi itu antara lain,
- guru harus menjelaskan dengan detail SKL(standar kompetensi lulusan) mata pelajaran,
- menganalisis kemungkinan materi-materi yang akan keluar,
- membuat soal-soal sesuai SKL dan analisis materi dengan berbagai kemungkinannya dari bank soal, baik soal UN, soal Ebtanas atau soal Perguruan Tinggi ,
- membahasnya dikelas,
- kemudian mengadakan simulasi atau test kemampuan siswa terhadap materi yang dibahas. Sudah berapa persen daya serap materi yang telah disampaikan dan diharapkan pada UN sesungguhnya siswa mencapai daya serap terbaik, “on fire”.
Kenapa sekolah sampai berani berbuat begitu. Tentu karena UN bisa menunjukkan prestise dan prestasi suatu sekolah. Serperti yang disampaikan oleh seorang Guru dari garut dalam wawancara dengan reporter sebuah televisi. Dia mengatakan bahwa dia diinstruksikan oleh kepada Dinas Pendidikan agar semua siswa bisa lulus 100% dengan berbagai cara. Karena, katanya, kalau siswa lulus semua dan prestasinya baik maka daerah atau sekolah tersebut akan mendapat bantuan melimpah, dari Pemda maupun dari Pusat.
3. Kebocoran UN terjadi karena beberapa hal dan dengan berb agai cara:
- karena ada oknum-oknum tertentu yang tidak tidak setuju dengan UN sehingga mereka berusaha menggagalkan UN dengan berbagai cara
- karena guru tidak percaya diriatau guru ditekan oleh pihak lain untuk mensukseskan UN sehingga menempuh berbagai cara.
- Karena kurang ketatnya pengawasan/pengawalan soal UN. Soal diambil oleh Panitia ke Sub Rayon Pagi-pagi. Di sekolah Guru mata pelajaran sudah menunggu. Amplop Cadangan dibuka, difotocopy, lalu di lem lagi dan jawabannya di kerjakan lalu dibagikan ke siswa pagi-pagi.
4. Khusus Mata Pelajaran Fisika SMA soal UN sesuai dengan SKL sehingga kalau siswa belajar dengan baik pasti bisa menjawabnya.
Buat anak-anakku semoga semuanya lulus UN
Kamis, 16 April 2009
PERBEDAAN SISWA SEKOLAH JEPANG DAN SISWA SEKOLAH INDONESIA
Hari Rabu tanggal 15 April 2009 saya berkunjung ke Pabrik Perakitan Mobil Toyota di Karawang Barat.
Ada beberapa hal yang dapat saya petik dari kunjungan tersebut.
1. Pabriknya sangat luas .
2. Tenaga kerjanya hampir semuanya orang Indonesia, 60% teknisi lulusan SMK, dan yang lainnya sarjana. Tidak ada pekerja wanita di dalamnya, kecuali di kantor. Karena perusahaan PMA maka Top Managernya adalah orang Jepang. Tujuannya untuk mengamankan modal mereka.
3. Di pabrik ini waktu sangat berharga dan orang sangat disiplin sehingga tidak terdengar orang ngobrol atau bersantai. Kenapa waktu sangat berharga, karena tiap 3,9menit pabrik ini menghasilkan satu buah mobil.
Setiap hari terdiri dari 2 Ship dengan waktu kerja 8 jam dikurangi istirahat sekitar 65 menit sehingga dalam satu hari mobil yang dihasilkan adalah (8 x 60 menit)- 65 menit : (3,9 menit) x 2 ship = 212 mobil. Bila dalam sebulan 22 hari kerja maka dalam sebulan dihasilkan 212 x 22 =4664 unit mobil. Makanya pekerja Pabrik tersebut tidak pernah terlambat. Karena kalau terlambat akan meneyebabkan kerugian yang sangt besar. Andaikan satu hari saja terlambat 15 menit maka kerugian yang diderita adalah 15 menit :3,9 sama dengan 4 mobil. Andaikan harga sebuah mobil 200 juta maka kerugiannya adalah Rp.800 juta. Oleh sebab itu para pekerja harus sudah tiba di pabrik 15 menit sebelum masuk kerja. Sungguh luar biasa.
Perusahan Jepang menerapkan begitu ketat disiplin waktu. Seharusnya yang melakukan disiplin waktu itu adalah orang Islam. Karena Orang Islam sudah diperintahkan oleh Alloh untuk disiplin dalam waktu, banyak sekali ayat-ayat AlQur'an yang berbicara tentang waktu, anatara alain seperti firman Alloh dalam surat Al-Ashr ayat 1-3:
" Demi waktu. Sesungguhnya manusia itu pasti merugi. Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal sholeh ( bekerja dengan disiplin ), mereka saling menasihati dengan kebenaran dan saling menasihati dengan kesabaran"
4. Ada cerita menarik yang disampaikan oleh Presenter dari perusahaan tesebut pada waktu presentasi yaitu perbedaan siswa sekolah Indonesia dan sekolah Jepang yang ada di Indonesia ketika berkunjung ke pabrik tersebut.
a. Siswa sekolah Jepang ketika tiba di halaman Pabrik, tidak ada yang berani keluar dari bus sebelum ada perintah dari Gurunya. Ini artinya anak-anak sekolah Jepang tersebut sangat patuh kepada gurunya. Bagaimana dengan sekolah Indonesia?
b. Sambil menunggu turun dari mobil mereka tidak ada yang berbicara, tapi mereka sibuk membaca buku yang dibawanya masing-masing. Kalau siswa Indonesia bukan baca buku tapi mengobrol atau mendengarkan musik.
Padahal ini adalah ajaran Islam tapi yang mengamalkannya orang Jepang. Di dalam kitab suci Al-Qur'an ayat yang pertama kali diturunkan adalah perintah kepada umat Islam untuk membaca, seperti yang firman Alloh dalam surat Al'alaq ayat 1-2 :
" Bacalah, dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan.Dia menciptakan manusia dari segumpal darah"
c. Ketika diperintahkan Gurunya masuk ke pintu Pabrik, siswa sekolah Jepang sangat disiplin sudah siap berbaris dengan rapi dan teratur tanpa menunggu lagi perintah dari Gurunya.
Padahal disiplin adalah ajaran Islam. Islam mengajar disiplin dalam berbagai hal terutama disiplin waktu. Shalat ada waktu-waktunya, shaum ada waktunya, Haji ada waktunya dan sebagainya.
d. Ketika masuk ke dalam ruangan, siswa Sekolah Jepang selalu mengisi terkebih dahulu kursi yang paling depan.Tapi kenyataannya kalau siswa sekolah Indonesia selalu mengisi kursi yang paling belakang terlebih dahulu.
Ini pun sebenarnya adalah ajaran Islam. Di dalam shalat orang Islam diperintahkan terlebih dahulu untuk mengisi penuh barisan atau shaf yang paling depan.
e. Ketika diminta untuk bertanya, semua siswa sekolah Jepang berdiri dan mengangkat tangannya. dan tidak akan duduk bila tidak dipersilahkan duduk. Tetapi bila pertanyaannya sama, maka yang merasa pertanyaannya sama langsung duduk.
Kalau siswa Indonesia diminta untuk bertanya, maka tidak ada yang mengangkat tangan. Baru ada yang mengangkat tangan kalau dipancing terlebih dahulu.
Ada beberapa hal yang dapat saya petik dari kunjungan tersebut.
1. Pabriknya sangat luas .
2. Tenaga kerjanya hampir semuanya orang Indonesia, 60% teknisi lulusan SMK, dan yang lainnya sarjana. Tidak ada pekerja wanita di dalamnya, kecuali di kantor. Karena perusahaan PMA maka Top Managernya adalah orang Jepang. Tujuannya untuk mengamankan modal mereka.
3. Di pabrik ini waktu sangat berharga dan orang sangat disiplin sehingga tidak terdengar orang ngobrol atau bersantai. Kenapa waktu sangat berharga, karena tiap 3,9menit pabrik ini menghasilkan satu buah mobil.
Setiap hari terdiri dari 2 Ship dengan waktu kerja 8 jam dikurangi istirahat sekitar 65 menit sehingga dalam satu hari mobil yang dihasilkan adalah (8 x 60 menit)- 65 menit : (3,9 menit) x 2 ship = 212 mobil. Bila dalam sebulan 22 hari kerja maka dalam sebulan dihasilkan 212 x 22 =4664 unit mobil. Makanya pekerja Pabrik tersebut tidak pernah terlambat. Karena kalau terlambat akan meneyebabkan kerugian yang sangt besar. Andaikan satu hari saja terlambat 15 menit maka kerugian yang diderita adalah 15 menit :3,9 sama dengan 4 mobil. Andaikan harga sebuah mobil 200 juta maka kerugiannya adalah Rp.800 juta. Oleh sebab itu para pekerja harus sudah tiba di pabrik 15 menit sebelum masuk kerja. Sungguh luar biasa.
Perusahan Jepang menerapkan begitu ketat disiplin waktu. Seharusnya yang melakukan disiplin waktu itu adalah orang Islam. Karena Orang Islam sudah diperintahkan oleh Alloh untuk disiplin dalam waktu, banyak sekali ayat-ayat AlQur'an yang berbicara tentang waktu, anatara alain seperti firman Alloh dalam surat Al-Ashr ayat 1-3:
" Demi waktu. Sesungguhnya manusia itu pasti merugi. Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal sholeh ( bekerja dengan disiplin ), mereka saling menasihati dengan kebenaran dan saling menasihati dengan kesabaran"
4. Ada cerita menarik yang disampaikan oleh Presenter dari perusahaan tesebut pada waktu presentasi yaitu perbedaan siswa sekolah Indonesia dan sekolah Jepang yang ada di Indonesia ketika berkunjung ke pabrik tersebut.
a. Siswa sekolah Jepang ketika tiba di halaman Pabrik, tidak ada yang berani keluar dari bus sebelum ada perintah dari Gurunya. Ini artinya anak-anak sekolah Jepang tersebut sangat patuh kepada gurunya. Bagaimana dengan sekolah Indonesia?
b. Sambil menunggu turun dari mobil mereka tidak ada yang berbicara, tapi mereka sibuk membaca buku yang dibawanya masing-masing. Kalau siswa Indonesia bukan baca buku tapi mengobrol atau mendengarkan musik.
Padahal ini adalah ajaran Islam tapi yang mengamalkannya orang Jepang. Di dalam kitab suci Al-Qur'an ayat yang pertama kali diturunkan adalah perintah kepada umat Islam untuk membaca, seperti yang firman Alloh dalam surat Al'alaq ayat 1-2 :
" Bacalah, dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan.Dia menciptakan manusia dari segumpal darah"
c. Ketika diperintahkan Gurunya masuk ke pintu Pabrik, siswa sekolah Jepang sangat disiplin sudah siap berbaris dengan rapi dan teratur tanpa menunggu lagi perintah dari Gurunya.
Padahal disiplin adalah ajaran Islam. Islam mengajar disiplin dalam berbagai hal terutama disiplin waktu. Shalat ada waktu-waktunya, shaum ada waktunya, Haji ada waktunya dan sebagainya.
d. Ketika masuk ke dalam ruangan, siswa Sekolah Jepang selalu mengisi terkebih dahulu kursi yang paling depan.Tapi kenyataannya kalau siswa sekolah Indonesia selalu mengisi kursi yang paling belakang terlebih dahulu.
Ini pun sebenarnya adalah ajaran Islam. Di dalam shalat orang Islam diperintahkan terlebih dahulu untuk mengisi penuh barisan atau shaf yang paling depan.
e. Ketika diminta untuk bertanya, semua siswa sekolah Jepang berdiri dan mengangkat tangannya. dan tidak akan duduk bila tidak dipersilahkan duduk. Tetapi bila pertanyaannya sama, maka yang merasa pertanyaannya sama langsung duduk.
Kalau siswa Indonesia diminta untuk bertanya, maka tidak ada yang mengangkat tangan. Baru ada yang mengangkat tangan kalau dipancing terlebih dahulu.
Kamis, 09 April 2009
P . E . M . I . L . U . 2 . 0 . 0 . 9
Hari ini 9 April 2009 aku kembali memberikan pilihan pada Caleg di TPS.
Seperti bernostalgia saja. Aku berangkat dari rumah dengan menggunakan sepeda gunungku jam 7.00 pagi walaupun sebenarnya jarak rumah dan TPS cukup dekat. Ketika tiba di TPS aku teringat lima tahun yang lalu ketika aku menjadi ketua KPPS.
Aku memarkirkan sepedaku kemudian menyalami orang-orang yang ada di sekitar TPS.
Aku masuk ke bagian pendaftaran lalu menyerahkan surat panggilan.
Setelah mencari dan mencontreng nama saya pada DPT ( Daftar Pemilih Tetap )aku diberi nomor 19 oleh bagian pendaftaran.
Karena pemungutan suara belum dimulai, aku kembali mengayuhkan sepeda ke rumah untuk mengambil camera digitalku. Aku memang senang mengabadikan momen-momen penting, apalagi ini Pemilu yang dilakukan hanya setiap lima tahun sekali.
Ketika aku tiba kembali di TPS Acara Pemungutan suara sudah dimulai:
1. Pembukaan oleh ketua KPPS
2. Pengambilan sumpah anggota KPPS oleh ketua KPPS, semua anggota KPPS dipersilahkan
beridiri.
3. Pembukaan Kotak suara yang masih disegel, dan berisi surat suara yang akan di
dicoblos, disaksikan oleh para saksi dari perwakilan partai, aku lihat hanya ada
empat orang. Dan salah satu pengawas yaitu seorang ibu entah dari partai apa ,
karena saya tidak sempat bertanya, terlihat sangat sibuk dan agak teliti dan
cerewet, tapi yang tiga orang diam saja.
4. Setelah semua surat suara dikeluarkan, ketua KPPS menunjukkan kotak yang sudah
kosong.Kotak suara yang sudah kosong ini kemudian ditempatkan ditempat kotak suara
di atas meja yang sudah disediakan. Selanjutnya penghitungan surat suara dimulai.
Setelah dihitung semua, ketua KPPS menyebutkan jumlah surat suara seluruhnya
5. Acara selanjutnya, penandatangan surat suara oleh Ketua dan sekretaris KPPS,
sementara bagian pendaftaran terus menerima Pemilih yang mendaftar.
6. Pemungutan suara dimulai, Pemilih dipanggil satu persatu mulai dari nomor urut
satu dan seterusnya. Pemilih mengambil surat suara sebanyak 4 lembar, kemudian
masuk ke bilik suara , mencontreng, lalu memasukkan surat suara ke dalam empat
kotak yang tersedia ( DPR Pusat, DPRD Jabar, DPRD Kota bandung, dan DPD), sesuai
dengan warna surat suara.
7. Pemilih mencelupkan jarinya ke dalam tinta di pintu keluar.
Sambil menunggu giliran dipanggil oleh KPPS, saya mengambil foto setiap momen penting kemudian saya memperhatikan Partai-partai dan nama caleg yang ada di bawah nama partai yang terpambang di luar TPS. Tujuannya adalah untuk mempermudah mencontreng partai apa dan siapa nama caleg yang akan dicontreng nanti. Walaupun sebenarnya saya sudah mempersiapkannya dari rumah.
Akhirnya tibalah giliran saya. Saya masuk TPS, mengambil surat suara, mencontreng caleg yang menurut saya qualified, lalu memasukkannya ke dalam kotak suara.
Kriteria caleg atau pemimpin yang qualified, yaitu :
1. Syarat mutlaknya adalah orang seiman ( Islam ) sesuai dengan firman
Alloh yang terdapat dalam surat Ali Imron : 28,
"Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi pemimpin bagi
orang-orang yang beriman. Barang siapa yang berbuat demikian bukanlah dia dari
agama Alloh sedikitpun...."
2. Kriteria berikutnya adalah :
a. Sidiq, artinya jujur. Seorang pemimpin harus jujur. Pemimpin yang jujur
pasti dapat mencegah KKN ( kolusi. korupsi, dan nepotisme ).
b. Amanah, artinya dapat dipercaya. Orang yang tidak bisa memegang amanah
adalah ciri orang-orang munafiq. Ciri orang munafik ada 3 yaitu:
- bila bicara selalu bohong. Lihatlah ucapan orang yang berbicara kepada
kita, lalu perhatikan apakah ucapannya sesuai dengan tindakannya. Kalau
tidak sesuai berarti dia adalah orang munafiq.
- bila berjanji diingkari ( tidak ditepati ).Hal ini banyak dilakukan caleg
yang mengumbar janji-janji pada waktu kampanye agar orang memilihnya.
Tetapi setelah terpilih lupa akan janji-janjinya.
- bila diberi amanah (kepercayaan) selalu dikhianati.
d. Tabligh, artinya meyampaikan ayat-ayat Alloh, sunah Rosululloh, tausiyah,
nasihat, atau petunjuk yang baik dan benar kepada orang yang dipimpinnya.
e. Fathonah, artinya pintar. Pemimpin harus pintar. Tapi pintar bukanlah syarat
utama, tapi syarat terakhir. Karena percuma pintar kalau tidak memiliki tiga
syarat di atas. Akhirnya kepintarannya akan dipergunakan untuk membodohi
orang-orang yang dipimpinnya. Walau demikian pemimpin juga tidak boleh
bodoh. Karena pemimpin yang bodoh bisa diperalat oleh orang lain.
Demikianlah kriteria pemimpin atau caleg yang harus kita pilih untuk menjadi pemimpin.
Semoga pemimpin atau caleg yang terpilih pada Pemilu 2009 memiliki kriteria di atas.
Seperti bernostalgia saja. Aku berangkat dari rumah dengan menggunakan sepeda gunungku jam 7.00 pagi walaupun sebenarnya jarak rumah dan TPS cukup dekat. Ketika tiba di TPS aku teringat lima tahun yang lalu ketika aku menjadi ketua KPPS.
Aku memarkirkan sepedaku kemudian menyalami orang-orang yang ada di sekitar TPS.
Aku masuk ke bagian pendaftaran lalu menyerahkan surat panggilan.
Setelah mencari dan mencontreng nama saya pada DPT ( Daftar Pemilih Tetap )aku diberi nomor 19 oleh bagian pendaftaran.
Karena pemungutan suara belum dimulai, aku kembali mengayuhkan sepeda ke rumah untuk mengambil camera digitalku. Aku memang senang mengabadikan momen-momen penting, apalagi ini Pemilu yang dilakukan hanya setiap lima tahun sekali.
Ketika aku tiba kembali di TPS Acara Pemungutan suara sudah dimulai:
1. Pembukaan oleh ketua KPPS
2. Pengambilan sumpah anggota KPPS oleh ketua KPPS, semua anggota KPPS dipersilahkan
beridiri.
3. Pembukaan Kotak suara yang masih disegel, dan berisi surat suara yang akan di
dicoblos, disaksikan oleh para saksi dari perwakilan partai, aku lihat hanya ada
empat orang. Dan salah satu pengawas yaitu seorang ibu entah dari partai apa ,
karena saya tidak sempat bertanya, terlihat sangat sibuk dan agak teliti dan
cerewet, tapi yang tiga orang diam saja.
4. Setelah semua surat suara dikeluarkan, ketua KPPS menunjukkan kotak yang sudah
kosong.Kotak suara yang sudah kosong ini kemudian ditempatkan ditempat kotak suara
di atas meja yang sudah disediakan. Selanjutnya penghitungan surat suara dimulai.
Setelah dihitung semua, ketua KPPS menyebutkan jumlah surat suara seluruhnya
5. Acara selanjutnya, penandatangan surat suara oleh Ketua dan sekretaris KPPS,
sementara bagian pendaftaran terus menerima Pemilih yang mendaftar.
6. Pemungutan suara dimulai, Pemilih dipanggil satu persatu mulai dari nomor urut
satu dan seterusnya. Pemilih mengambil surat suara sebanyak 4 lembar, kemudian
masuk ke bilik suara , mencontreng, lalu memasukkan surat suara ke dalam empat
kotak yang tersedia ( DPR Pusat, DPRD Jabar, DPRD Kota bandung, dan DPD), sesuai
dengan warna surat suara.
7. Pemilih mencelupkan jarinya ke dalam tinta di pintu keluar.
Sambil menunggu giliran dipanggil oleh KPPS, saya mengambil foto setiap momen penting kemudian saya memperhatikan Partai-partai dan nama caleg yang ada di bawah nama partai yang terpambang di luar TPS. Tujuannya adalah untuk mempermudah mencontreng partai apa dan siapa nama caleg yang akan dicontreng nanti. Walaupun sebenarnya saya sudah mempersiapkannya dari rumah.
Akhirnya tibalah giliran saya. Saya masuk TPS, mengambil surat suara, mencontreng caleg yang menurut saya qualified, lalu memasukkannya ke dalam kotak suara.
Kriteria caleg atau pemimpin yang qualified, yaitu :
1. Syarat mutlaknya adalah orang seiman ( Islam ) sesuai dengan firman
Alloh yang terdapat dalam surat Ali Imron : 28,
"Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi pemimpin bagi
orang-orang yang beriman. Barang siapa yang berbuat demikian bukanlah dia dari
agama Alloh sedikitpun...."
2. Kriteria berikutnya adalah :
a. Sidiq, artinya jujur. Seorang pemimpin harus jujur. Pemimpin yang jujur
pasti dapat mencegah KKN ( kolusi. korupsi, dan nepotisme ).
b. Amanah, artinya dapat dipercaya. Orang yang tidak bisa memegang amanah
adalah ciri orang-orang munafiq. Ciri orang munafik ada 3 yaitu:
- bila bicara selalu bohong. Lihatlah ucapan orang yang berbicara kepada
kita, lalu perhatikan apakah ucapannya sesuai dengan tindakannya. Kalau
tidak sesuai berarti dia adalah orang munafiq.
- bila berjanji diingkari ( tidak ditepati ).Hal ini banyak dilakukan caleg
yang mengumbar janji-janji pada waktu kampanye agar orang memilihnya.
Tetapi setelah terpilih lupa akan janji-janjinya.
- bila diberi amanah (kepercayaan) selalu dikhianati.
d. Tabligh, artinya meyampaikan ayat-ayat Alloh, sunah Rosululloh, tausiyah,
nasihat, atau petunjuk yang baik dan benar kepada orang yang dipimpinnya.
e. Fathonah, artinya pintar. Pemimpin harus pintar. Tapi pintar bukanlah syarat
utama, tapi syarat terakhir. Karena percuma pintar kalau tidak memiliki tiga
syarat di atas. Akhirnya kepintarannya akan dipergunakan untuk membodohi
orang-orang yang dipimpinnya. Walau demikian pemimpin juga tidak boleh
bodoh. Karena pemimpin yang bodoh bisa diperalat oleh orang lain.
Demikianlah kriteria pemimpin atau caleg yang harus kita pilih untuk menjadi pemimpin.
Semoga pemimpin atau caleg yang terpilih pada Pemilu 2009 memiliki kriteria di atas.
Rabu, 08 April 2009
GURU...OH...GURU
Hari ini adalah hari terakhir Pra UN Kelas XII SMA.
Ada beberapa catatan penting dalam pelaksanaan Pra UN ini.
1. Kalau tahun lalu yang membuat soal adalah MGMP Mata Pelajaran masing-masing, tetapi tahun ini sebanyak tiga kali Pra UN yang membuat soal adalah sebuah lembaga Bimbingan Belajar. Padahal setiap MGMP sudah mempersiapkan soal untuk Pra UN tersebut.
2. Pada Lembaran soal ada Promosi dari lembaga Bimbingan Belajar.
a. Di halaman muka bagian bawah ada logo Bimbel tersebut ,
b. Pada halaman berikutnya di bagian kop terdapat juga logo lembaga Bimbel tersebut sejajar dengan logo Diknas cuma kalau logo Diknas di sudut kiri atas sedangkan logo Bimbel tersebut di sudut kanan atas.
c. Di halaman terakhir di bawah nomor 40 terpampang iklan sponsor dari Bimbel tersebut kira-kira 1/3 halaman lengkap dengan nomor teleponya. Kayaknya baru sekarang deh soal Pra UN ada pesan sponsornya...
3. Ketika saya masuk kelas untuk mengabsen siswa yang tidak hadir saya diserang oleh para siswa peserta Pra UN...mereka protes kok soalnya dari Lembaga Bimbel itu terus, ini soal dari Dinas atau bukan. Saya tidak bisa bilang apa-apa. Saya bilang anggap saja latihan.
4. Yang paling tidak fair adalah bahwa ada info yang sampai kepada saya bahwa sebenarnya siswa sudah mempunyai kunci jawaban soal Pra UN tersebut. Terutama siswa yang ikut di tempat Bimbel tersebut.
5. Ada teman yang bilang kasihan nasib Guru. Sudah banyak Guru yang lulus sertifikasi tapi untuk sekedar membuat soal pra UN pun belum dipercaya. Dinas justru lebih percaya pada Lembaga Bimbingan Belajar yang membuat soal. Padahal guru-guru Bimbel tersebut kebanyakan bukan Sarjana Pendidikan dan tentu saja mereka kebanyakannya kalau bukan yang nyambi pasti tidak disertifikasi . Buat apa ada sertifikasi guru kalau masih belum dianggap layak walau sekedar membuat soal Pra UN.
6. Soal yang dibuat ternyata tidak semuanya soal asli buatan Bimbel tersebut, tetapi hanya comot sana sini dari Bank soal dan ada yang tidak sesuai SKL.
7. Pada soal Bahasa Indonesia ada beberapa soal yang menurut Guru yang Bukan Guru Bahasa Indonesia kurang layak dibuat sebagai soal karena kurang etis tidak sesuai dengan adat ketimuran.
8. Begitulah dunia pendidikan kita....masih begitu-begitu juga...entah kapan akan majunya...!
Ada beberapa catatan penting dalam pelaksanaan Pra UN ini.
1. Kalau tahun lalu yang membuat soal adalah MGMP Mata Pelajaran masing-masing, tetapi tahun ini sebanyak tiga kali Pra UN yang membuat soal adalah sebuah lembaga Bimbingan Belajar. Padahal setiap MGMP sudah mempersiapkan soal untuk Pra UN tersebut.
2. Pada Lembaran soal ada Promosi dari lembaga Bimbingan Belajar.
a. Di halaman muka bagian bawah ada logo Bimbel tersebut ,
b. Pada halaman berikutnya di bagian kop terdapat juga logo lembaga Bimbel tersebut sejajar dengan logo Diknas cuma kalau logo Diknas di sudut kiri atas sedangkan logo Bimbel tersebut di sudut kanan atas.
c. Di halaman terakhir di bawah nomor 40 terpampang iklan sponsor dari Bimbel tersebut kira-kira 1/3 halaman lengkap dengan nomor teleponya. Kayaknya baru sekarang deh soal Pra UN ada pesan sponsornya...
3. Ketika saya masuk kelas untuk mengabsen siswa yang tidak hadir saya diserang oleh para siswa peserta Pra UN...mereka protes kok soalnya dari Lembaga Bimbel itu terus, ini soal dari Dinas atau bukan. Saya tidak bisa bilang apa-apa. Saya bilang anggap saja latihan.
4. Yang paling tidak fair adalah bahwa ada info yang sampai kepada saya bahwa sebenarnya siswa sudah mempunyai kunci jawaban soal Pra UN tersebut. Terutama siswa yang ikut di tempat Bimbel tersebut.
5. Ada teman yang bilang kasihan nasib Guru. Sudah banyak Guru yang lulus sertifikasi tapi untuk sekedar membuat soal pra UN pun belum dipercaya. Dinas justru lebih percaya pada Lembaga Bimbingan Belajar yang membuat soal. Padahal guru-guru Bimbel tersebut kebanyakan bukan Sarjana Pendidikan dan tentu saja mereka kebanyakannya kalau bukan yang nyambi pasti tidak disertifikasi . Buat apa ada sertifikasi guru kalau masih belum dianggap layak walau sekedar membuat soal Pra UN.
6. Soal yang dibuat ternyata tidak semuanya soal asli buatan Bimbel tersebut, tetapi hanya comot sana sini dari Bank soal dan ada yang tidak sesuai SKL.
7. Pada soal Bahasa Indonesia ada beberapa soal yang menurut Guru yang Bukan Guru Bahasa Indonesia kurang layak dibuat sebagai soal karena kurang etis tidak sesuai dengan adat ketimuran.
8. Begitulah dunia pendidikan kita....masih begitu-begitu juga...entah kapan akan majunya...!
Langganan:
Postingan (Atom)