Blog ini adalah kumpulan berbagai macam tulisan dari buah fikiran saya yang saya alami, saya amati, dan saya baca. Kenapa dibelakang Judul Blog ada tambahan d'Is? d'Is adalah judul rumus Fisika ketika saya selesai menurunkan suatu rumus pada waktu saya mengajar. Sehingga d'Is sangat populer dikalangan anak didik saya..........
Mungkin itulah kata-kata yang pantas yang dapat diucapkan setelah menyaksikan Passing Grade sementara SMA Negeri kota Bandung tahun ini. Amazing karena ada calon siswa yang jumlah nilai UN-nya 37,oo artinya rata-rata 9,25 tidak berhasil tembus ke SMA Negeri karena salah memilih sekolah. Kesalahannya terjadi karena orang tua atau calon siswa kepedean mendaftarkan sekolah ke SMA favorit. Sebenarnya sih mereka tidak salah. Karena mereka mendaftarkan sekolah berdasarkan acuan Passing Grade tahun yang lalu. Fantastic karena Passing Grade sementara SMA khususnya SMAN 20 naik dari 34,90 menjadi 37,15 atau naik 2,25 digit...wow...ternyata tamatan SMP tahun ini dapat dikategorikan sebagai orang-orang jenius semua.
Banyaknya yang kejeblos atau tidak diterima ke sekolah negeri disebabkan beberapa hal:
Terlalu percaya diri dengan jumlah nilai UN yang dimiliki tanpa memperhatikan berapa digit kenaikan nilai rata-rata UN tahun ini.
Untuk yang mempunyai nilai UN pas-pasan terlalu cepat mendaftarkan diri . Kalau seandainya mau sedikit bersabar pasti tidak akan kejeblos .
Karena kurang pas memilih sekolah pada pilihan dua. Kebanyakan orang memprediksi kenaikan UN kira-kira dua digit. Kalau pilihan duanya kurang dari dua digit di atas nilai PG tahun yang lalu ternyata juga bisa kejeblos.
Tetapi wajar saja ada yang kejeblos karena orang tua siswa yang awam tentunya bingung ke sekolah mana harus mendaftarkan anaknya. Sementara sekolah penerima siswa baru pun tidak dibekali informasi yang cukup tentang naik atau turunnya Nilai UN tahun ini. Seharusnya Dinas Pendidikan memberikan informasi secukupnya kepada Sekolah penerima siswa baru tentang nilai UN tahun ini. Demikian juga sekolah asal calon siswa sebaiknya juga memberi informasi secukupnya kepada siswa dan orang tua siswa tentang keadaan nilai UN tahun ini.
Ada satu peristiwa yang terjadi berkaitan dengan kurangnya informasi ini. Seorang bapak yang mengaku pedagang di suatu Pasar mendaftarkan anaknya ke SMA. Dia menanyakan begitu banyak hal kepada Panitia Pendaftaran karena dia mengatakan bahwa dia awam sekali dalam memilih sekolah. Setelah dijelaskan dengan detail bapak itupun mengerti. Tetapi pada keesokan harinya dia datang lagi dan mau mencabut atau membatalkan pendaftaran anaknya ke sekolah tersebut. Padahal sudah dijelaskan bahwa kalau sudah di upload tidak bisa dicabut lagi. Setelah dijelaskan ulang dan mengerti bapak itu menangis karena bingung anaknya pasti tidak akan diterima disekolah negeri manapun.
Nampaknya hantu yang bernama Passing Grade ini tahun ini akan memakan lebih banyak korban lagi apalagi dengan kenaikan nilai UN yang begitu fantastic. Masihkah kita tetap harus mempertahankan sistem yang tentunya penuh dengan gambling ini? Gambling karena yang jumlah Nilai Un-nya pas-pasan bisa diterima ke disekolah negeri karena tepat memilih sekolah dan yang nilainya tinggi tidak diterima karena salah memilih sekolah. Perlu dipikirkan kembali sistem yang paling tepat sehingga semua orang memperoleh hak yang sama memasuki suatu sekolah sesuai dengan kemampuan atau nilai UN yang dimilikinya.
Rabu, 01 Juli 2009
PASSING GRADE..... (KIAT-KIAT MENDAFTARKAN ANAK KE SMP/SMA)
Nampaknya ketegangan orang tua siswa yang mempunyai anak yang baru saja lulus Ujian Nasional SD atau SMP belum berkahir. Bahkan baru saja berlanjut. Setelah mengalami ketegangan yang luar biasa menunggu hasil Ujian Nasional anaknya dan kemudian ketegangan itu mereda setelah melihat nilai UN anaknya, maka kini timbul ketegangan baru ke sekolah mana anaknya harus dimasukkan sesuai dengan nilai UN anaknya.
Hantu yang sangat menakutkan yang membuat orang tua panas dingin dan tidak bisa tidur itu bernama Passing Grade (nilai terendah) dari suatu sekolah. Tentu yang menjadi acuan untuk memilih sekolah tahun sekarang adalah Passing Grade atau PG tahun yang lalu. Artinya kalau mau memasuki suatu sekolah harus tahu dulu berapa PG suatu sekolah tahun yang lalu. Misalnya kalau SMA Negeri 20 Bandung tahun yang lalu memiliki PG 34,90 maka diusahakan nilai anak yang dimililiki sama dengan nilai PG tersebut atau lebih besar. Kenapa demikian? Karena kalau nilainya lebih rendah dari PG sudah hampir dipastikan anak tersebut tidak akan bisa diterima di sekolah tersebut kecuali nilai rata-rata UN turun atau pendaftar ke sekolah tersebut sangat sedikit.
Kegelisahan para orang tua sangat terlihat dengan begitu antusiasnya para orang tua untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang kemungkinan anaknya bisa diterima atau tidak di suatu sekolah. Tapi ada juga yang mencoba berkasak kusuk agar anaknya yang mempunyai nilai pas-pasan bisa diterima disuatu sekolah walaupun hal itu adalah tidak mungkin karena SMA di Bandung sudah melaksanakan PSB sistem online dan entry data yang sudah di upload tidak mungkin bisa di ubah. Sekolah penerima siswa baru hanya bertugas meng-entry data dan yang merangkingnya bukan tugas sekolah tapi tugas Pusat Computer Dinas Pendidikan.
Orang tua wajar gelisah karena kalau seandainya salah menentukan pilihan maka anaknya bisa-bisa tidak diterima disekolah negeri walaupun nilainya sebenarnya cukup tinggi. Tadi sore ketika saya mau keluar dari pintu sekolah ada dua orang tua siswa yang bertanya tentang kemungkinan-kemungkinan ke sekolah mana anaknya kira-kira bisa masuk. Walaupun sebenarnya sudah jam pulang tetap saya layani. Yang satu orang Nilai UN anaknya 36,10 dan yang satu lagi 35,15 menanyakan kepada saya ke sekolah mana pilihan satu dan ke sekolah mana pilihan duanya. Saya katakan kalau mau aman masuk pilihan satu minimal satu digit nilai UN-nya diatas nilai PG, dan untuk pilihan dua minimal dua digit di atas nilai PG. Kenapa? Sebabnya melihat nilai UN siswa yang mendaftar ternyata umumnya naik rata-rata sekitar satu digit di atas PG tahun yang lalu. Selain itu untuk sekolah yang berada di cluster 2, 3, dan 4 juga menerima limpahan dari sekolah yang PG-nya lebih tinggi. Ibu yang nilai UN-nya 35,15 mengatakan bahwa dia merasa panas dingin karena takut anaknya tidak diterima di sekolah negeri gara-gara salah pilih.
Ada cerita lain seputar pendaftaran siswa baru ini. Pada menjelang penutupan ada dua orang siswa suatu SMP bernama Pitri dan Shela (maaf kalau alah nulis nama) mendaftarkan masuk ke SMAN 20. Yang mendaftarkan ke SMAN 20 adalah Pitri dengan nilai UN di atas 36. Kemudian saya tanyakan kenapa daftar ke SMAN 20, Pitri menjawab karena dari hasil shalat istikhoroh. Kemudian saya bertanya ke Shela, berapa nilai UN-nya. Shela menjawab di atas Pitri. Tapi dia tidak masuk SMAN 20. Saya tanyakan kenapa tidak masuk SMAN 20 padahal kan bersahabat dengan Pitri. Shela menjawab saya sebenarnya mau masuk SMAN 20, tapi dari hasil istikhoroh ternyata bukan SMAN 20. Saya sungguh salut kepada kedua anak ini masih muda tapi cerdas dalam mengambil keputusan.
Oleh sebab itu ada beberapa kiat agar orang tua tidak salah memilih sekolah untuk makanya dan agar tidak "kejebelos" dalam memilih sekolah untuk anaknya.
Mintalah data Pasing Grade (PG) ke sekolah asal atau ke sekolah tujuan .
Pelajari baik-baik PG tersebut kemudian analisis ke sekolah mana anak kemungkinan anakbisa masuk sesuai dengan Nilai UN . Usahakan Nilai UN anak lebih tinggi dari nilai PG.
Carilah informasi apakah Nilai UN tahun ini naik atau turun, agar kita bisa mengetahui jika nilai UN naik pasti PG akan naik, demikian pula sebaliknya.
Cari informasi sebanyak-banyaknya ke sekolah yang akan dimasuki berapa modus ( nilaiyang sering muncul) di buku pendaftaran, teliti dengan seksama.
Daftarlah pada hari terakhir pendaftaran dengan harapan sudah memperoleh prediksi kemungkinan PG suatu sekolah.
Lakukan shalat istikhoroh, memohon kepada Alloh untuk ditunjukkan sekolah terbaik buat anak kita.
Daftarlah ke suatu sekolah dengan memperhatikan bahwa untuk sekolah pilihan satu minimal nilainya sama atau lebih tinggi satu digit diatas nilai PG, dan untuk sekolah pilihan 2 minimal nilai UN 1,5 digit sampai dengan 2 digit di atas nilai PG.
Selamat mencoba semoga berhasil.
Minggu, 28 Juni 2009
CADDY GIRL
Pagi ini udara kota Bandung sangat dingin. Kebetulan hari ini hari Minggu. Biasanya kalau hari Minggu setelah sholat subuh , membaca Al-Qur'an dan setelah itu aku bersiap-siap untuk menggerakkan anggota tubuhku untuk mengayuh sepeda gunungku ke tempat yang sesuai dengan suasana hati.
Tapi pagi ini aku tidak langsung mengayuh sepeda tapi aku kembali menarik selimut dan tidur kembali. Aku terbangun jam 8.15 ketika terdengar dering telepon rumah dan tidak ada yang mengangkat.Ternyata telepon itu adalah untuk anak saya yang bungsu.
Karena sudah bangun lalu aku mengambil Koran yang kebetulan suah datang dan membaca koran sebentar. Selesai membaca koran aku lalu bersiap siap memakai celana street sepedaku lalu diluarnya aku memakai celana pendek jeans. Tidak lupa aku memakai T shirt panjang diluarnya aku doddleengan T shirt sepedaku. Tujuannya agar cepat keluar keringat dan kebetulan cuaca pagi ini memang masih dingin.
Tepat jam 8.15 aku pamitan kepada istriku dan aku mulai mengayuh sepedaku dengan membaca Bismillah. Aku menyusuri jalan Tubagus Ismail yang menanjak, masuk jalan Cigadung sampai ke lapangan Golf yang tanjakannya sangat terjal. Setelah menaklukkan tanjakan Golf yang terjal aku berhenti dulu di sebuah warung lalu membeli minuman dan beberapa butir permen lalu minum dan melanjutkan mengayuh sepeda ke Komplek Dago.
Aku sudah hapal betul daerah ini karena dulu aku juga sangat sering berjalan kaki melewati perbukitan di daerah ini. Ketika selesai menaklukkan tanjakan yang cukup panjang di Komplek Dago aku berhenti sebentar lalu kembali minum air yang tadi aku beli. Selesai minum aku melanjutkan perjalanan menurun yang melewati Lapangan Golf . Aku kembali berhenti dan membeli minuman sambil memperhatikan pemain Golf dan Caddy girls yang baru turun dari mobil golf. Seorang pemain golf menyapa saya:"Pagi Pak!" Aku jawab: "Pagi!" Lalu bapak itu berkata lagi:"Ini mah bukan olah raga tapi jalan-jalan aja pakai mobil! "Iya Pa. Mana olah raganya kalau hanya mukul-mukul bola golf begitu" kataku. Bapak itpun lalu pergi dan mengambil bola golf dan stick golf dari caddy girl dan memukulnya setelah dua kali ancang-ancang terlebih dahulu.
Ketika bapak itu memukul bola golf aku juga memperhatikan caddy girls yang mendampingi sebanyak 4 orang karena pemain golf juga 4 orang. Pantesan terjadi peristiwa yang menimpa caddy girl Rhani Juliani yang kasusnya sekarang sedang disidangkan. Ternyata caddy girls ini cantik-cantik dan seksi-seksi serta pakaian dan penampilannya sangat menggoda sehingga membuat hati laki-laki pasti tertarik.
Aku kemudian ngobrol dengan penjaja bola golf dan minuman yang ada dipinggir lapangan golf itu. Saya berkata :"Pak mana olah raganya kalau hanya memukul bola Golf begitu!" "Ieu mah sanes olah raga den. Ieu mah seleresna mah kitu tea lah", jawab si bapak. "Kitu tea kumaha mang?"tanya saya penasaran. " Aden panginten teranglah permaenan jalmi ageung mah!". Saya pun mengerti maksudnya lalu berkata :" Ooo kitu mang".
"Upami caddy girlsnya timana wae mang?" tanya saya " Timana-mana, aya ti Sumedang, Garut, Bandung jeung aya oge orang dieu. Tapi orang dieu na mah ngan sakedik" jawab si Bapak " Aya sabara jalmi mang? tanya saya. " Aya tiluan. Padalah waktos pembebasan tanah mah dijangjiken bade nyandak orang dieu seeurna mah!" kata si bapak "Gaji na sabaraha mang?"tanya saya lagi. "Satu jutaan. Tapi ageung na mah sanes tina gaji tapi tina tip ti para Bos" kata si bapak. Si Bos maksudnya para pemain golf.
Setelah selesai ngobrol aku melanjutkan perjalanan menaiki tebing terjal dan jalan kerikil berbatu dan setelah beberapa menit aku tiba di atas bukit dimana lapangan golf ada di bawahnya.
Aku berhenti kembali sambil menikmati udara segar dan pemandangan yang sangat indah di atas bukit. Aku melihat ke lapangan golf dan ternyata aku bertemu lagi dengan peman golf yang tadi sempat menyapa saya di bawah. Aku terkejut....ketika aku melihat dua orang caddy girls pada mobil bertama yang berdiri di belakang mobil golf melambaikan tangan kepadaku dengan centilnya. Aku secara refleks juga melambaikan tangan...
Setelah turun daru mobil kembali para pemain golf itu memukul bola. Ternyata orang yang pertama memukul bola golf langsung masuk ke hole atau hole in one...dan tepuk tangan dan sorakpun membahana diantara pemain golf dan cady girls tersebut dan saya lihat bapak yang memasukkan bola memeluk caddy girl sebentar karena senang dan menepuk-nepuk pantat caddy girl dan teman bapak itu yang ada didekatnya langsung merogohkan saku dan memberikan selembar uang berwarna merah kepada bapak itu. Dan setelah selesai dua pemain golf yang lainnya juga memberikan selembar uang merah kepada bapak yang mungkin sebagai pemenangnya.
Merekapun naik mobil golfnya dan berlalu kemudian akupun ikut berlalu menuruni jalan kerikil dan berbatu dan aku melewati hutan-hutan kecil masuk ke kompleks Awiligar, kembali ke kompleks Cigadung bawah....akhirnya aku tiba di rumah dan olah raga sepeda minggu pagikupun berakhir....FRESH!
Jumat, 26 Juni 2009
PENERIMAAN SISWA BARU
Bagi orang tua yang mempunyai anak yang baru saja lulus ujian nasional SD atau SMP keberhasilan anaknya lulus bukan berarti sudah selesai permasahannya. Lulus UN hanyalah salah satu proses yang harus dilalui.
Masih banyak sekali yang harus dilakukan oleh orang tua untuk melanjutkan pendidikan anaknya. Mulai dari memilih sekolah yang bermutu dan biayayanya murah (SMP negeri gratis) sampai dengan persiapan baju, sepatu dan buku-buku untuk memasuki sekolah baru.
Wajah-wajah orang tua yang memikirkan pendidikan anaknya terlihat pada saat pendaftaran siswa baru jalur non akademis ( jalur prestasi dan kurang mampu). Bagi anak yang mempunyai prestasi baik di SD untuk masuk SMP dan prestasi baik di SMP untuk masuk SMA mempunyai sedikit kesempatan untuk menjajal kemampuannya masuk SMP atau SMA melalui jalur itu. Demikian juga untuk anak yang orang tuanya kurang mampu. Kenapa kesempatannya sedikit? Karena quota yang diterima di jalur non akademis ini hanya 10% dari daya tampung sekolah.
Misalnya suatu sekolah menerima 10 kelas, kalau tiap kelas menampung 40 siswa , maka daya tampung sekolahnya adalah 400 orang. Daya tampung ini adalah daya tampung seluruhnya belum dikurangi siswa yang diprediksikan tidak naik kelas. Bila diprediksi siswa yang tidak naik tiap kelas 2 orang tiap kelas maka daya tampung untuk siswa baru adalah 400 - 20 = 380 orang. Maka jumlah siswa yang diterima melalui jalur non akademis adalah 38 orang.
Bila seandainya yang mendaftarkan melalui jalur prestasi sebanyak 100 orang dan yang mendaftar melalui jalur tidak mampu 50 orang, jumlah siswa yang diterima melalui jalur ini adalah: 1. Jalur prestasi 100/150 X 38 = 25 orang, dan 2. Jalur tidak mampu 38 -25 = 13 orang.
Untuk jalur prestasi yang diterima tentunya adalah siswa yang prestasinya sangat bagus. Penilaian atau selekinya adalah dari medali, piagam penghargaan, dan trofi yang diperoleh siswa dan dari hasil tes prakteknya. Makin tinggi tingkat prestasinya maka nilainya semakin tinggi. Urutannya nilai dari tertinggi sampai terendah adalah Tingkat Internasional, tingkat nasional, tingkat provinsi dan tingkat kabupaten atau kota.
Ada orang tua siswa jalur prestasi ini yang tidak diterima di suatu SMA memperotes kenapa anaknya tidak diterima. Orang itu mencak-mencak karena katanya anaknya memiliki medali dan piagam penghargaan tingkat internasional. Dan dia menanyakan apa kriteria penilaiannya. Orang tua itu menghadap kepada kepala sekolah dan kepala sekolah meniliti piagam dan medali tingkat internasional yang dimiliki anak tersebut. Setelah diteliti ternyata anak itu memang memiliki piagam dan medali tingkat internasional tetapi medali dan piagam itu diperolehnya sewaktu di SD. Tentunya tidak berlaku lagi untuk masuk SMA.
Kejadian lain, ada orang yang meminta rekomendasi dari pejabat tertentu yang tujukan kepada kepala sekolah agar anaknya bisa masuk melalui jalur non akademik ini. Saya juga heran, jaman sekarang masih ada tipe orang-orang seperti ini, padahal mereka adalah orang-orang yang mampu dalam hal materi. Apakah mereka tidak tahu bahwa hal itu juga termasuk KKN? Apakah mereka tidak tahu bahwa perbuatan mereka adalah dzolim karena mereka merampas hak orang lain yaitu orang yang berprestai dan terutama orang yang tidak mampu.
Untuk jalur tidak mampu seleksinya adalah di survey ke rumah yang bersangkutan. Dilihat keadaan rumahnya, keadaan orang tuanya, pekerjaannya, jumlah tanggungannya.
Wajah-wajah penuh harap justru sangat terlihat pada orang tua jalur tidak mampu ini pada waktu pengumuman hasil seleksi. Dan wajah-wajah itu terlihat sangat gembira pada waktu membuka amplop bahwa anaknya diterima dan wajah-wajah itu berubah jadi pucat dan kecewa ketika tahu anaknya tidak diterima.
Bagi pendaftar jalur prestasi tidak terlihat begitu sedih walau tidak diterima karena umumnya mereka adalah orang-orang yang cukup mampu. Dan mereka bahkan menanyakan kapan pendaftaran jalur akademik dimulai. Mereka masih punya harapan untuk dapat bersaing melalui jalur prestasi akademik ini.
Demikian dunia pendidikan kita tentunya masih banyak yang harus kita benahi.
Jumat, 12 Juni 2009
K . O . R . E . K . S . I . D . I . R . I .
Sekarang sedang panas-panasnya kampanye calon presiden lewat media massa baik media elektronik, TV, internet, koran ataupun radio. Berbagai macam cara dilakukan oleh calon-calon presiden tersebut.
Bagi calon presiden yang sudah pernah menjadi presiden (inkumben) berkampanye dengan mempertunjukkan keberhasilannya selama menjadi presiden.
Bagi calon presiden yang pernah menjadi wapres berkampanye bahwa sesungguhnya keberhasilan presiden sekarang adalah sebenarnya merupakan jerih payahnya juga.
Bagi calon presiden yang belum pernah menjadi presiden berkampanye dengan cara mencari-cari kesalahan atau kelemahan presiden inkumben dengan berbagai cara.
Yang paling tidak etis adalah bagaimana salah seorang seniman Butet Kertarajasa dengan bangga menyampaikan monolog dengan membeberkan berbagai macam kelemahan calon presiden inkumben didepan ribuan massa yang sedang menyaksikan Deklarasi Pemilu Damai dengan disambut tepuk tangan dan sorak riuh rendah massa. Butet mendapat pesanan atau order dari seorang capres yang membuat calon presiden inkumben memerah.
Yang menjadi masalah sebenarnya adalah bahwa Butet Kertarajasa bersikap subjektif karena hanya menyampaikan atau mengkritik berbagai kelemahan calon Presiden inkumben dengan tidak ada satu katapun menceritakan tentang keberhasilan calon presiden inkumben.
Sebenarnya Butet Kertarajasa tidak akan menimbulkan banyak kontroversi bila seandainya di dalam monolognya dia juga membeberkan keberhasilan Presiden inkumben.
Di dalam Agama Islam bila kita melihat sesuatu dilihat dari banyaknya manfaat (kebaikan) atau mudhorot (kejelekan) sesuatu atau banyaknya perbuatan yang baik dan yang buruk yang dilakukan seseorang. Kalau dilihat lebih banyak manfaatnya maka perbuatan orang itu baik tapi kalau banyak mudhorotnya maka orang itu tidak baik.
Makanya mari kita bercermin. Lihat diri kita sudah baik atau belum. Lihat diri kita apa yang telah kita perbuat untuk orang lain. Lihat diri kita apakah kita sudah bermanfaat atau belum bagi orang lain, karena sebaik-baiknya manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi orang lain.
Didalam sebuah hadist Rosululloh bersabda:" Hasibu anfusakum qobla an tuhasabu, Koreksilah diri sendiri sebelum mengkoreksi orang lain"
Hadis ini mengajarkan kepada kita lebih baik banyak-banyak mengoreksi diri sendiri daripada banyak-banyak mengoreksi orang lain. "Semut diseberang lautan kelihatan tetapi gajah dipelupuk mata tidak kelihatan" kata H. Oma Irama.Artinya kalau melihat kesalahan orang lain sangat mudah tetapi kalau melihat kesalahan diri tidak kelihatan sama sekali.
Mengkritik orang lain boleh saja, tapi harus dilakukan dengan cara yang baik.
Firman Alloh dalam Al-Qur'an (16) : 125
"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk."
Dari ayat ini dan hadis diatas ada beberapa cara untuk mengoreksi orang lain: 1. dengan hikmah 2. dengan pelajaran yang baik 3. bantah dengan cara yang baik 4. mengkoreki diri sendiri terlebih dulu, hasibu anfusakum qobla an tuhasabu, 5. jangan mengkritik/mengoreksi sesuatu yang kita sendiri tidak melakukannya.
Firman Alloh dalam Surah Ash Shaff ayat 2 "Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan."
Senin, 25 Mei 2009
KEUTAMAAN SHALAT SHUBUH
Pada pengajian tafsir Al-Qur'an tadi malam di Masjid Al-Muhajirin Sadangsari Bandung Pak Ustadz U. Tatang Wahyudin, Lc, M.Ag, bercerita tentang bagaimana itimewanya shalat shubuh berjamaah di masjid.
Dulu ada seorang kakek-kakek yang sudah tua setiap shubuh selalu shalat berjamaah di Masjid. Pada suatu shubuh kakek itu seperti biasa berangkat ke Masjid dengan menggunakan jubah dan tongkatnya. Karena terburu-buru kakek itu tersandung sehingga terjatuh dan si kakek mengucapkan "astaghfirulloh" sehingga jubahnya menjadi kotor.
Melihat jubahnya sudah kotor sang kakek buru-buru kembali kerumah untuk mengganti jubah.
Ketika kakek keluar rumah setelah mengganti jubah, kakek sangat kaget karena di depan pintu sudah ada seorang pemuda yang tampan dan gagah menunggunya.
Lalu kakek bertanya:" Siapa kamu"?
Pemua itu menjawab : " Aku adalah orang yang akan membanntu membimbing kakek berangkat ke masjid agar kakek tidak terjatuh lagi.
Melihat niat yang tulus dari pemuda itu maka se kakek pun mau diantar sampai masjid.
Ketika sampai di depan pintu masjid si kakek berkata kepada pemuda itu:"Mari kita masuk masjid untuk shalat shubuh berjamaah!"
Pemuda itu menjawab:" Oh silahkan saja. Saya tidak akan masuk dan shalat shubuh"
Kakek bertanya:"Kenapa kamu tidak shalat shubuh?"
Pemuda itu menjawab:"Karena aku adalah syetan!"
Kakek bertanya lagi:"Kalau engkau syetan kenapa engkau menolong saya?"
Pemuda syetan itu menjawab:"Ketika tadi kakek terjatuh dan mengucapkan "asaghfirulloh" maka setengah dari penghuni kampung ini sudah diampuni oleh Alloh.
Bagaimana kalau nanti kalau kakek terjatuh lagi pasti seluruh penghuni kampung ini akan diampuni oleh Alloh"lalu pemuda syetan itupun berlalu.
Pak ustadz lalu berkata: "Makanya kalau kita shalat ke masjid manfaatnya bukan hanya saja buat diri kita sendiri tetapi juga membawa manfaat kepada orang lain"
Bagaimana kalau sepuluh orang yeng terjatuh dan semuanya mengucapkan "astaghfirullah" maka satu kecamatan akan diampuni Alloh dosanya."
Kenapa shalat shubuh itu istimewa? Karena shalat shubuh itu disaksikan oleh Malaikat. Seperti firman Alloh di dalam QS. Al-Isra' : 78
aqimishsholaata li duluukisy syamsyi ilaa ghosaqil laili wa qur-aanal fajri. inna qur-aanal fajri kaana masyhuudaa Dirikanlah sholat sejak dari matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah) shalat shubuh. Sesungguhnya shalat shubuh itu disaksikan oleh para malaikat
Maka benarlah hadist dari Rosululloh yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Nasa'i yang berbunyi:
"Sesungguhnya dua shalat ini (Subuh dan Isya’) adalah shalat yang berat bagi orang munafik. Sesungguhnya, apabila mereka mengetahui apa yang ada dalam shalat Subuh dan Isya’, maka mereka akan mendatanginya, sekalipun dengan merangkak.”
Dalam hadist lain yang diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim Rosululloh bersabda:
"Sesungguhnya shalat yang paling berat bagi orang munafik adalah shalat Isya’ dan shalat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung di dalamnya, niscaya mereka akan medatangi keduanya sekalipun dengan merangkak. Sungguh, aku ingin menyuruh melaksanakan shalat, lalu shalat itu ditegakkan, kemudian aku perintahkan seseorang untuk mengimami shalat bersama orang-orang. Kemudian beberapa lelaki berangkat bersamaku dengan membawa kayu yang terikat, mendatangi suatu kaum yang tidak menghadiri shalat berjamaah, sehingga aku bakar rumah mereka.”
Hadist ini disamping menjelaskan keutamaan shat Isya" dan shalat shubuh juga menjelaskan kepada kita betapa pentingnya shalat berjamaah karena pahalanya 27 kali bila dibandingkan shalat seorang diri.
Dalam Hadist riwayat Bukhori dan Muslim Rosululloh bersabda:
"Shalat berjamaah lebih dari shalat sendirian dengan dua pulh tujuh derajat"
Dalam hadist lain yang juga diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim Rosululloh bersabda:
"Shalat berjamaah berlipat ganda dari shalat sendiri dirumah atau dipasar dengan dua puluh lima lipat. Yang demikian itu karena seseorang jika menyempurnakan wudhu’ kemudian keluar ke masjid, tiada ia melangkahkan kaki selangkah melainkan terangkat satu derajat dan dihapus satu dosa dan bila ia shalat selalu didoakan oleh para malaikat selama ia ditempat shalat itu tidak berhadas, malaikat berdoa : Allahumma sholli’alaihi allahummarhamhu (Ya Allah kasihanilah dia). Dan tetap ia dianggap dalam shalat selama ia menantikan shalat."
Sebuah pabrik mobil mampu merakit sebuah mobil dalam waktu 3.9 menit. Harga satu mobil Rp.200,-juta maka dalam 3,9 menit itu penghasilannya Rp.200,-juta.
Andaikan bila kita shalat sendiri memperoleh reward Rp.200,-juta, maka bila kita shalat berjamaah rewardnya senilai Rp.5400,-juta. Walaupun memang urusan pahala tidak ada yang tahu berapa nilainya kecuali Alloh. Yang pasti nilainya sangat besar.
Kalau orang tahu bahwa nilai pahala shalat sungguh tidak dapat dinilai dengan nilai uang dengan kelipatan berapapun, maka orang-orang akan berbondong-bondong untuk shalat berjamaah di masjid.
Sebagai penutup marilah kita simak kisah rahasia dibalik sholat 5 waktu berikut ini:
Ali bin Abi Talib r.a. berkata, "Sewaktu Rasullullah S.A.W duduk bersama para sahabat Muhajirin dan Ansar, maka dengan tiba-tiba datanglah satu rombongan orang-orang Yahudi lalu berkata, 'Ya Muhammad, kami hendak bertanya kepada kamu kalimat-kalimat yang telah diberikan oleh Allah kepada Nabi Musa a.s. yang tidak diberikan kecuali kepada para Nabi utusan Allah atau malaikat muqarrab.'
Lalu Rasullullah S.A.W bersabda, 'Silakan bertanya.'
Berkata orang Yahudi, 'Sila terangkan kepada kami tentang 5 waktu yang diwajibkan oleh Allah ke atas umatmu.'
Sabda Rasullullah S.A.W , 'Shalat Zuhur jika tergelincir matahari, maka bertasbihlah segala sesuatu kepada Tuhannya. Shalat Asar itu ialah saat ketika Nabi Adam a.s. memakan buah khuldi. Shalat Maghrib itu adalah saat Allah menerima taubat Nabi Adam a.s. Maka setiap mukmin yang bershalat Maghrib dengan ikhlas dan kemudian dia berdoa meminta sesuatu pada Allah maka pasti Allah akan mengkabulkan permintaannya. Shalat Isyak itu ialah shalat yang dikerjakan oleh para Rasul sebelumku. Shalat Subuh adalah sebelum terbit matahari. Ini karena apabila matahari terbit, terbitnya di antara dua tanduk syaitan dan di situ sujudnya setiap orang kafir.'
Setelah orang Yahudi mendengar penjelasan dari Rasullullah S.A.W , lalu mereka berkata, 'Memang benar apa yang kamu katakana itu Muhammad. Katakanlah kepada kami apakah pahala yang akan didapati oleh orang yang shalat.'
Rasullullah S.A.W bersabda, 'Jagalah waktu-waktu shalat terutama shalat yang pertengahan. Shalat Zuhur, pada saat itu nyalanya neraka Jahanam. Orang-orang mukmin yang mengerjakan shalat pada ketika itu akan diharamkan ke atasnya wap api neraka Jahanam pada hari Kiamat.'
Sabda Rasullullah S.A.W lagi, 'Manakala shalat Asar, adalah saat di mana Nabi Adam a.s. memakan buah khuldi. Orang-orang mukmin yang mengerjakan shalat Asar akan diampunkan dosanya seperti bayi yang baru lahir.'
Selepas itu Rasullullah S.A.W membaca ayat yang bermaksud, 'Jagalah waktu-waktu shalat terutama sekali shalat yang pertengahan. Shalat Maghrib itu adalah saat di mana taubat Nabi Adam a.s. diterima. Seorang mukmin yang ikhlas mengerjakan shalat Maghrib kemudian meminta sesuatu daripada Allah, maka Allah akan perkenankan.'
Sabda Rasullullah S.A.W , 'Shalat Isyak (atamah). Katakan kubur itu adalah sangat gelap dan begitu juga pada hari Kiamat, maka seorang mukmin yang berjalan dalam malam yang gelap untuk pergi menunaikan shalat Isyak berjamaah, Allah SWT haramkan dirinya daripada terkena nyala api neraka dan diberikan kepadanya cahaya untuk menyeberangi Titian Sirath.'
Sabda Rasullullah S.A.W seterusnya, 'Shalat Subuh pula, seseorang mukmin yang mengerjakan shalat Subuh selama 40 hari secara berjamaah, diberikan kepadanya oleh Allah SWT dua kebebasan iaitu:
1. Dibebaskan daripada api neraka.
2. Dibebaskan dari nifaq.
Setelah orang Yahudi mendengar penjelasan daripada Rasullullah S.A.W , maka mereka berkata, 'Memang benarlah apa yang kamu katakan itu wahai Muhammad (S.A.W ).
Oleh sebab itu marilah kita berusaha untuk senantiasa melakukan shalat secara berjamaah tidak hanya sholat isya dan shubuh tapi setiap shalat wajib.
Senin, 18 Mei 2009
ISTIQOMAH ( TEGUH PENDIRIAN)
Suatu ketika ketika saya sedang berada di atas kendaraan saya membaca tulisan di belakang baju seorang pengendara motor yang bunyinya: " PENCARI NERAKA "
Setelah membaca tulisan itu sepanjang jalan sampai tiba di rumah saya berfikir. Sadarkah orang yang memakai baju itu akan tulisan yang ada di belakang bajunya. Saya berkata di dalam hati sungguh orang ini adalah orang yang paling berani di dunia, karena dia adalah orang yang paling berani menantang Alloh. Keberaniannya sungguh luar biasa karena tulisannya dipamerkan sepanjang jalan dan setiap orang yang berada dibelakangnya pasti akan membacanya.
Saya berfikir lagi jangan-jangan orang ini atheis. Karena dia sangat overacting memamerkan keberaniannya kepada orang lain seolah-olah ia ingin menunjukkan dirinya pada orang lain bahwa dia adalah paling pemberani. Mungkin dalam fikirannya dia berkata, nih saya sang pemberani, jangankan manusia Tuhanpun saya lawan.
Padahal di dalam Islam neraka adalah sesuatu yang sangat ditakuti dan dihindari jauh-jauh dengan cara menjalankan perintah Alloh dan menjauhi apa-apa yang dilarangnya. Karena siksanya sangat pedih tiada tara dan seburuk-buruknya temapat tinggal.
Sebagai seorang muslim kita harus tahu dan mengamalkan dua doa yang paling sering dibacakan Rosululloh pada penutup tahiyat akhir sebelum salam didalam shalat yaitu:
"Ya Alloh sesungguhnya aku berlindung kepadaMU dari azab kubur, aku berlindung kepadaMU ari azab neraka jahannam, akau berlindung kepadamu dari fitnah ketika hidup dan setelah mati dan aku berlindung keadamu dari kejahatan fitnah Al MAsih dajjal."
dan...
"Wahai yang membolak balikkan hati, teguhkanlah pendirian kami dalam menjalankan agamaMu dan teguhkanlah pendirian kami."
Dalam doa yang pertama ada 5 permohonan yang senantiasa dimohonkan oleh Rosululloh:
1. Berlindung kepada Alloh dari azab kubur.Ini memberikan pelajaran bagi kita bahwa azab Alloh kepada orang-orang yang tidak beriman bukan saja hanya pada hari pengadilan, tetapi sudah dimulai dari semenjak di dalam kubur. Artinya alam kubur merupakan pintu urga bagi orang yang beriman dan alam kubur merupakan pintu neraka bagi orang yang tidak beriman.
2. Berlindung dari azab neraka jahannam.
3. Fitnah ketika hidup (di dunia )
4. Fitnah setelah mati ( di akhirat )
5. Fitnah dajjal
Dalam doa kedua Roululloh mengajarkan kepada kita bahwa hati manusia mudah di bolak balik ( bimbang ) dalam menjalankan agama. upaya tetap teguh ( istiqomah ) dalam menjalankan agama satu-satunya jalan adalah memohon kepada Aloh.
Didalam hadist lain Roululloh menjelaskan 4 macam hati:
1. Hati yang jernih (hati orang yang beriman) 2. Hati yang hitam/terbalik ( hati orang-orang kafir 3. Hati yang tertutup/dibalut suatu pembungkus ( hati orang munafik ) 4. Hati yang kacau balau/bercampur aduk. Didalamnya ada iman tetapi juga ada kemunafikan.
Agar pendirian kita teguh (istiqomah) dan hati kita jernih tidak terbalik, tertutup dan kacau balau ada doa Rosululloh lainnya yang harus sering kita baca, yaitu:
"Ya Alloh aku berlindung kepadaMU agar diberi ketetapan hati (istiqomah) dalam menghadapi semua urusan/pekerjaan, kecerdasan (ilmu) yang bermanfaat, sikap yang selalu mensyukuri nikmatMu, beribadah kepadamu secara baik, mempunyai lidah yang benar dan hati yang tenteram."