Blog ini adalah kumpulan berbagai macam tulisan dari buah fikiran saya yang saya alami, saya amati, dan saya baca. Kenapa dibelakang Judul Blog ada tambahan d'Is? d'Is adalah judul rumus Fisika ketika saya selesai menurunkan suatu rumus pada waktu saya mengajar. Sehingga d'Is sangat populer dikalangan anak didik saya..........
Kamis, 05 September 2024
Rabu, 04 September 2024
Kutbah Jumat Siksa Kubur
Manusia melalui 4 fase kehidupan.
1. Alam Rahim 5 bulan
2. Alam dunia (fana)/smentara
Rasulullah saw bersabda: “Usia umatku (umat Islam) antara 60 hingga 70 tahun. Dan sedikit dari mereka yang melewatinya”. (HR. At-Tirmidzi).
3. Alam kubur (barzah) sampai Hari berbangkit ( yaumul ba'ts)
ada nikmat qubur Dan Azab kubur
وَاِنَّ يَوْمًا عِنْدَ رَبِّكَ كَاَلْفِ سَنَةٍ مِّمَّا تَعُدُّوْنَ
Dan sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu." (Al hajj 47)
4. Alam akhirat (kekal)
Di antara dalil yang menunjukkan adanya siksa kubur adalah firman Allah swt: dalam surat ghofir 46 di atas.
Allah ta’ala berfirman
وَمَنْ اَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِيْ فَاِنَّ لَهٗ مَعِيْشَةً ضَنْكًا وَّنَحْشُرُهٗ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ اَعْمٰى
Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh, dia akan menjalani kehidupan yang sempit, dan Kami akan mengumpulkannya pada hari Kiamat dalam keadaan buta."
kehidupan Yang sempit Yakni, orang yang tidak beriman kepada Allah swt maka ia akan mendapatkan kehidupan yang sempit di alam kubur sebagaimana hal itu ditafsirkan sendiri oleh Nabi saw. Rasulullah saw bersabda:
القَبْرُ رَوْضَةٌ مِنْ رِيَاضِ الجَنَّةِ أَوْ حُفْرَةٌ مِنْ حُفَرِ النَّارِ (رواه الترمذي)
Artinya: Kuburan adalah seperti salah satu taman surga atau seperti salah satu lubang di neraka (HR at-Tirmidzi)
Dari ‘Aisyah ra, ia berkata: Aku bertanya kepada Rasulullah saw tentang siksa kubur, maka Nabi menjawab
نَعَمْ، عَذَابُ الْقَبْرِ حَقٌّ (رواه النسائي)
Semua Makhluk dapat Mendengar siksa kubur kecuali manusia.
لَوْلَا أَنْ لَا تَدَافَنُوا لَدَعَوْتُ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ أَنْ يُسْمِعَكُمْ من عَذَابَ الْقَبْرِ ما أسمعني
“Seandainya kalian tidak akan saling menguburkan, tentulah aku akan berdoa kepada Allah agar memperdengarkan kepada kalian siksa kubur yang aku dengar.” (HR. Muslim 7393, Ahmad 12026, dari sahabat Anas bin Malik radhilallahu’anhu)”
Penyebab Azab kubur
1. buang air kecil tidal bersih
2. mengadu domba
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ مَرَّ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – بِحَائِطٍ مِنْ حِيطَانِ الْمَدِينَةِ أَوْ مَكَّةَ ، فَسَمِعَ صَوْتَ إِنْسَانَيْنِ يُعَذَّبَانِ فِى قُبُورِهِمَا ، فَقَالَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – « يُعَذَّبَانِ ، وَمَا يُعَذَّبَانِ فِى كَبِيرٍ » ، ثُمَّ قَالَ « بَلَى ، كَانَ أَحَدُهُمَا لاَ يَسْتَتِرُ مِنْ بَوْلِهِ ، وَكَانَ الآخَرُ يَمْشِى بِالنَّمِيمَةِ »
Dari Ibnu Abbas kami melewati sebuah kuburan di Makkah atau Madinah, Rosululloh mendengar suara orang yang sedang di azab di dalam kubur , rosulullih bersabda salah satu dari keduanya melakukan dosa yang menurut kalian bukanlah dosa besar,salah satunya karena tidak bersuci setelah kencing dan yang satu lagi karena mengadu domba.
Beliau lalu mengambil sebuah pelepah kurma yang masih basah. Kemudian, beliau membelahnya menjadi dua bagian dan beliau tancapkan satu bagian pada tiap-tiap kuburan. Para sahabat bertanya, ‘Wahai Rasulullah, mengapa engkau melakukan hal ini?’ Beliau menjawab, ‘Mudah-mudahan diringankan azab tersebut dari keduanya selama pelepah kurma itu belum kering.’ (HR. Bukhari no. 216 dan Muslim no. 292)
3. Kafir / Tidal beriman
Cara menghindari azab qubur
1. Membaca Surat Al Mulk setiap Hari sebelum tidur
عَنْ عَبْدِ اللهِ بن مَسْعُودٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ قَرَأَ تَبْرَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ ... كُلَّ لَيْلَةٍ مَنَعَهُ اللَّهُ بِهَا مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ
Abdullah bin Mas'ud berkata, Rasulullah bersabda, "Siapa saja yang membaca surah Al-Mulk setiap malam, Allah akan melindunginya dari siksa kubur." (HR An-Nasa'i)
2 Berdoa setelah tahiyat akhir setiap sholat
اللهم إني أعوذ بك من عذاب جهنم، ومن عذاب القبر، ومن فتنة المحيا والممات، ومن شر فتنة المسيح الدجال
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa neraka Jahannam, dari siksa kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, dan dari kejahatan fitnah Al-Masih Ad-Dajjal.” (HR. Muslim no. 588)
8 lelah yg disukai Alloh
Jumat, 05 Januari 2024
mengolok olok Agama
- mengolok sholat
- mengolok olok Rasulullah saw waktu sebelum jadi nabi juga suka minuman keras...
-Mengolok olok Rasululloh saw waktu belum jadi nabi kafir...
1. Hadist tentang mengolok olok agama
Di dalam tafsir Ibnu Katsir
Diriwayatkan dari Ibnu Umar, Muhammad bin Ka’ab, Zaid bin Aslam dan Qotadah, hadits asbabun nuzul turunnya surat At-Taubah (9) ayat 65 - 66 sebagai berikut.
Diceritakan bahwa pada suatu perjalanan perang (yaitu perang Tabuk), ada orang di dalam surat rombongan tersebut yang berkata,
“Kami tidak pernah melihat seperti para ahli baca Al-Qur’an ini (yang dimaksudkan adalah
Rasulullah saw dan para sahabatnya), kecuali sebagai
1. orang yang paling buncit perutnya,
2. yang paling dusta ucapannya dan 3.yang paling pengecut tatkala bertemu dengan musuh.”
(Mendengar hal ini), ‘Auf bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata kepada orang tersebut,
"Engkau dusta, kamu ini munafik. Aku akan melaporkan ucapanmu ini kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Maka ‘Auf bin Malik radhiyallahu ‘anhu pun pergi menghadap Rasulullah saw.
Namun sebelum ‘Auf sampai, wahyu telah turun kepada beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam (tentang peristiwa itu). (At-Taubah 65)
Kemudian orang yang bersenda gurau (dengan menjadikan Rasulullah saw sebagai bahan candaan) mendatangi Rasululloh saw yang saat itu sudah berada di atas untanya.
Orang tadi berkata,
“Wahai Rasulullah saw, kami tadi hanyalah bersenda gurau, kami lakukan itu hanyalah untuk menghilangkan kepenatan dalam perjalanan sebagaimana hal ini dilakukan oleh orang-orang yang berada dalam perjalanan!”
Ibnu Umar (salah seorang sahabat Nabi saw yang berada di dalam rombongan) bercerita,
“Sepertinya aku melihat ia berpegangan pada tali pelana unta
Rasulullah saw sedangkan kakinya terseret tersandung-sandung batu yang terlempar dari kaki unta Rosululloh Saw sembari mengatakan,
“Kami tadi hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja.”
Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadanya (dengan membacakan firman Allah):
Allah SWT berfirman dalam QS At Taubah (9) : 65
Kamis, 28 Desember 2023
JUMLAH
Minggu, 29 Oktober 2023
Jumat, 29 September 2023
Tugas Rosul
Tugas Rusul
Perbedaan Maulid dan Maulid
يَلِدُ لِدَةً وَمَوْلِدًا فهو وَالِدٌ وذاك مَوْلُوْدٌ لِدْ لَاتَلِدْ مَوْلِدٌ٢ مِيْلَادٌ
Maulid memiliki arti waktu kelahiran atau tempat kelahiran. Maulid Nabi berarti waktu kelahiran Nabi
Maulud artinya bayi yang dilahirkan. Maulud Nabi berarti bayi Nabi yang baru lahir
Milad memiliki arti waktu kelahiran seseorang.
Orang Arab menyebut hari natal dengan Ied al Milad
Malam Natal lailat al milad.
Bolehkah merayakan maulid
Ingatlah firman Allah subhanahu wa ta’ala:
