Pages

Jumat, 12 April 2019

KEAJAIBAN HATI MANUSIA

Definisi hati.

Pertama:
Hati nurani berasal dari bahasa Latin yaitu Conscientia yang berarti kesadaran. Hati nurani juga bisa diistilahkan sebagai suara hati, suara batin, atau kata hati.

Jika didefinisikan secara luas, hati nurani adalah kesadaran moral yang tumbuh di dalam hati manusia dan mempengaruhi tingkah laku seseorang.

Hati nurani erat kaitannya dengan kesadaran diri. Dalam artian, seseorang yang mempunya hati nurani berarti ia memiliki kesadaran untuk membedakan antara tindakan yang benar atau haq dan salah atau batil. Biasanya hati nurani muncul dalam bentuk bisikan halus yang datang dari jiwa paling dalam, hanya sepintas, bersifat jujur dan intuitif (pemahaman sesuatu tanpa penalaran rasional)

Kedua:
Dalam bahasa Arab hati adalah qolbun.

Qolbun adalah Hati nurani yang menerima limpahan cahaya kebenaran  Ilahiah dan bersipat kondisional dan tidak memiliki pengertian yang statis dalam arti qolbun busa berubah ubah, tidak konsisten, berganti ganti dan bisa di bolak balik atau berpaling .

Qolbu merupakan tempat didalam wahana jiwa manusia yang merupakan titik sentral atau awal segala awal yang menggerakan perbuatan manusia yang cenderung kepada kebaikan dan keburukan.

Ketiga:
Menurut Imam Ghozali, hati adalah raja dalam kerajaan tubuh manusia.. Semua tingkah laku manusia  diperintahkan oleh hati. Tangan, kaki, mulut, telinga, hidung, otak dan fikiran  semuanya bekerja atas perintah hati.

Baik dan buruknya tingkah laku manusia tergantung hatinya.

Ke empat:
Menurut Imam Ghozali juga bahwa hati ibarat kaca. Putih dan bersih dan dapat ditembus atau dibiaskan oleh cahaya. Makanya hati yang bersih atau suci mudah menerima nasehat atau menjalankan perintah Alloh dan menjauhi larangannya. Ikhlas dalam beribadah dan tidak terkena penyakit hati

Bila manusia berbuat dosa maka dalam hatinya menempel setitik noda. Makin banyak dosa seseorang maka makin banyak nodanya dan akhirnya nenutupi hatinya. Dan hatinya menjadi hitam dan gelap sehingga tidak bisa menerima nasehat dan meninggalkan perintah Alloh dan mengerjakan larangannya.
Hatinya kotor dan penuh penyakit sepert iri hati, dengki, ujub, ria', takabur dan lain lain.
 
Kelima:
Menurut ilmu Fisika, hati manusia adalah bersifat seperti gelombang. Merambat dan mempunyai frekuensi dan Periode . Frekuensi  adalah banyaknya getaran perdetik. Makanya hati bergetar.

Makanya dua hati manusia bisa berpadu bila memiliki frekuensi yang sama sehingga terjadi interferensi. Perpaduan dua hati yang frekuensinya sama, itulah yang disebut kemistri. Bila interferensinya saling menguatkan itulah namanya saudara, atau suami istri atau keluarga.

Bila banyak hati yang berinterferensi dengan frekuensi yang sama maka jadilah persaudaraan ( ukhuwah islamiyah)

Makanya bila insan yang saling jatuh cinta atau berikasih bila bertemu hatinya bergetar dengan kuat karena interferensi saling menguatkan.
Sebaliknya bila saling bermusuhan maka terjadilah amarah karena interferensi saling melemahkan.

1. Hadist tentang hati

أَلَا وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ
وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ أَلَا وَهِيَ الْقَلْبُ

“Ketahuilah, sesungguhnya di di tubuh manusia terdapat segumpal daging. bila ia bagus, seluruh tubuh bagus. bila ia rusak, seluruh tubuh juga rusak. Ketahuilah (segumpal daging) itu ialah hati..” (HR. Muslim).

2. Alloh tidak melihat wajah

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu menuturkan, “Rasulullah shallallahu ‘alahi wasallam bersabda,

إِنَّ اللَّهَ لاَ يَنْظُرُ إِلَى أَجْسَادِكُمْ وَلاَ إِلَى صُوَرِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوْبِكُمْ وَأَشَارَ بِأَصْبَعِهِ إِلَى صَدْرِهِ

Artinya:“Sesungguhnya Allah tak melihat kepada jasad atau bentuk kita, akan akan tetapi Dia melihat kepada hati kita”, beliau menunjuk ke dadanya dengan telunjuknya.” (Muslim)

3 Jenis jenis hati

Menurut riwayat dari Abi Sa’id RA, terdapat empat macam hati yang disebutkan oleh baginda Rasulullah SAW. Hadits ini bisa dijumpai juga dalam sebuah buku yang berjudul Kitab al-Kabair, karangan Syeikh Imam Abi al-Hasan Muhammad bin Abdul Wahab.

Pertama, Qalbun Ajrad (hati yang murni), yaitu hati laksana lentera yang memancarkan cahaya. Hati ini membuka pintu-pintunya untuk mendengar dan menerima kebenaran (alhaq).

Itulah hati orang-orang Mukmin yang menjalankan ketaatan kepada Allah dan RasulNya secara konsisten. Jenis hati ini disebut juga sebagai Qalbun Shaleh (hati yang sehat atau qolbun salim).  

Ash-Shu`arā':88
- (yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna,

Ash-Shu`arā':89
- kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih,

Kedua, Qalbun Aghlaf, hati yang keras dan tertutup untuk menerima kebenaran dan petunjuk dari Allah. Ia disebut juga sebagai Qolbun Mayyit (hati yang mati) karena tidak mengenal dan mengakui Allah sebagai Tuhan. Ini adalah hati orang orang kafir.

Al-Baqarah:6
- Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman.

Al-Baqarah:7
- Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat.

Ketiga, Qalbun Maridh (hati yang sakit) karena terdapat penyakit atau  virus yang menyerangnya, yaitu berupa fitnah syahwat (nafsu) dan shubhat (sikap ragu) dengan motivasi syaitan yang terkutuk.

Qalbun Maridh dibagi 2

1.Qalbun Mankus (hati yang terbalik). Yaitu hati orang-orang munafik. Hati ini sebetulnya mengetahui kebenaran Islam sebagai agama samawi, akan tetapi ia berbuat inkar. Bahkan ia memusuhi dan menghalang-halangi orang lain untuk mengikuti kebenaran tersebut.

Al-Baqarah:10
- Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.

2.Qalbun Mushaffah. Yaitu, hati yang di dalamnya terdapat dua unsur sekaligus, keimanan dan kemunafikan. Kedua unsur ini saling tarik-menarik sehingga terkadang hati tersebut condong dan dekat kepada keimanan dan terkadang kepada kekufuran, tergantung kepada salah satu yang mendominasinya

Sebagai bahan muhasabah diri, masing-masing di antara kita dapat mengetahui secara jujur dan objektif, tipe hati manakah yang sebenarnya kita miliki dari keempat macam hati di atas.

4. Doa agar diberi keteguhan hati

Dari ‘Abdullah bin ‘Amru bin Al ‘Ash radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwasanya ia Sempat mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ قُلُوبَ بَنِي آدَمَ كُلَّهَا بَيْنَ إِصْبَعَيْنِ مِنْ أَصَابِعِ الرَّحْمَنِ كَقَلْبٍ وَاحِدٍ يُصَرِّفُهُ حَيْثُ يَشَاءُ ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ مُصَرِّفَ الْقُلُوبِ صَرِّفْ قُلُوبَنَا عَلَى طَاعَتِكَ

“Sesungguhnya hati semua manusia itu berada di antara dua jari dari demikian jari Allah Yang Maha Pemurah. Allah Subhanahu wa Ta’ala akan memalingkan hati manusia menurut kehendak-Nya.”

Seusai itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berdoa;
“Allahumma mushorrifal quluub shorrif quluubanaa ‘ala tho’atik” [Ya Allah, Dzat yang memalingkan hati, palingkanlah hati kami kepada ketaatan beribadah kepada-Mu] (HR. Muslim ).

Doa Nabi shallallahu ‘alahi wasallam yang sering beliau ucapkan Yaitu,

اَللَّهُمَّ مُقَلِّبَ الْقُلُوْبِ ثَبِّتْ قَلْبِيْ عَلَى دِيْنِكَ

“Ya Allah, Tuhan yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku ini di agama-Mu”

Dan di antara doa beliau juga Yaitu,

وَأَسْأَلُكَ قَلْبًا سَلِيْمًا

“Aku memohon kepada-Mu hati yang Higienis.” (HR  Ahmad, At- Tirmidzi, dan An-Nasa’i)

Mudah-mudahan kita termasuk ke dalam golongan orang-orang yang mempunyai tipe hati yang pertama, yaitu hati yang murni  atau suci dan sehat. Di antara kuncinya adalah mengamalkan do’a yang diajarkan al-Quran, sebagaimana disebutkan di atas. 

3 Dosa yang dilaknat

Ma’asyirol muslimin rahimani wa rahimakumullah …

Setiap yang terkena laknat Allah, maka ia berarti jauh dari rahmat Allah dan berhak mendapatkan siksa, akhirnya binasa. Demikian disebutkan dalam Lisanul ‘Arab, 13: 387-388.

Yang dilaknat bisa jadi perbuatannya adalah kekafiran. Ini jelas jauh dari rahmat Allah dan berhak mendapatkan azab Allah.

Bisa pula yang dilaknat tetap muslim, namun ia melakukan perbuatan yang pantas dapat laknat seperti orang yang minum minuman keras, orang mencaci maki orang tuanya dan semacam itu. Perbuatan yang dilakukan tentu saja termasuk al-kabair (dosa besar), namun tidak menyebabkan ia kekal di neraka.

Hadits yang kami bawakan pada kesempatan khutbah Jumat kali ini yang menerangkan dosa-dosa yang dilaknat sehingga kita semakin takut berbuat maksiat dan berusaha menghindari dosa-dosa yang nanti disebutkan.

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,

لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- ثَلاَثَةً رَجُلٌ أَمَّ قَوْمًا وَهُمْ لَهُ كَارِهُونَ وَامْرَأَةٌ بَاتَتْ وَزَوْجُهَا عَلَيْهَا سَاخِطٌ وَرَجُلٌ سَمِعَ حَىَّ عَلَى الْفَلاَحِ ثُمَّ لَمْ يُجِبْ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallammelaknat tiga orang: (1) orang yang memimpin kaumnya lantas mereka tidak suka (lantaran penyimpangan agama, bukan masalah dunia, ), (2) istri yang di malam hari membuat suaminya membencinya (karena tidak mau taat pada suami, pen.), (3i) ada orang yang mendengar ‘hayya ‘alal falaah’ (marilah meraih kebahagiaan) lantas ia tidak memenuhi panggilan berjamaah tersebut.” (HR. Tirmidzi, no. 358. Hadits ini sanadnya benar-benar lemah menurut Syaikh Al-Albani). Walau hadits ini dha’if, namun maknanya shahih.

(1) orang yang memimpin kaumnya lantas mereka tidak suka (lantaran penyimpangan agama, bukan masalah dunia, )

Kewajiban taat pada pemimpin, kalau pemimpin yang beriman.
An-Nisā':59

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ ۖ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا

Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.

Pemimpin diminta tanggung jawabnya diakhirat.

HR.bBukhari: 4789

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:

كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ. فَالإمَامُ رَاعٍ وَهُوَ مَسْئُولٌ، وَالرَّجُلُ رَاعٍ عَلَى أَهْلِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ، وَالْمَرْأَةُ رَاعِيَةٌ عَلَى بَيْتِ زَوْجِهَا وَهِيَ مَسْئُولَةٌ، وَالْعَبْدُ رَاعٍ عَلَى مَالِ سَيِّدِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ. أَلاَ فَكُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ.

 

Dari Abdullah, Nabi ﷺ bersabda:

Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawabannya. Seorang imam adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawabannya. Seorang laki-laki adalah pemimpin atas keluarganya dan ia akan dimintai pertanggungjawabannya. Seorang wanita adalah pemimpin atas rumah suaminya, dan ia pun akan dimintai pertanggungjawabannya. Seorang budak juga pemimpin atas harta tuannya dan ia juga akan dimintai pertanggungjawabannya. Sungguh setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawabannya

Empat golongan yang dibenci Alloh

Telah mengabarkan kepada kami Abu Dawud dia berkata; Telah menceritakan kepada kami ‘Arim dia berkata; Telah menceritakan kepada kami Hammad dia berkata; Telah menceritakan kepada kami ‘Ubaidullah bin ‘Umar dari Sa’id Al Maqburi dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Empat golongan yang Allah’azza wa jalla membenci mereka: Penjual yang suka bersumpah, orang fakir yang sombong, orang tua renta yang berzina, dan pemimpin yang durjana ( HR NASAI)

Pemimpin yang adil dan dicintai rakyat akan mendapat naungan di akhirat.

7 golongan yang mendapat naungan di akhirat

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللهُ فِيْ ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ: اَلْإِمَامُ الْعَادِلُ، وَشَابٌّ نَشَأَ بِعِبَادَةِ اللهِ ، وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْـمَسَاجِدِ ، وَرَجُلَانِ تَحَابَّا فِي اللهِ اِجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ ، وَرَجُلٌ دَعَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ ، فَقَالَ : إِنِّيْ أَخَافُ اللهَ ، وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ فَأَخْفَاهَا حَتَّى لَا تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِيْنُهُ ، وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu , dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tujuh golongan yang dinaungi Allâh dalam naungan-Nya pada hari dimana tidak ada naungan kecuali naungan-Nya: (1) Imam yang adil, (2) seorang pemuda yang tumbuh dewasa dalam beribadah kepada Allâh, (3) seorang yang hatinya bergantung ke masjid, (4) dua orang yang saling mencintai di jalan Allâh, keduanya berkumpul karena-Nya dan berpisah karena-Nya, (5) seorang laki-laki yang diajak berzina oleh seorang wanita yang mempunyai kedudukan lagi cantik, lalu ia berkata, ‘Sesungguhnya aku takut kepada Allâh.’ Dan (6) seseorang yang bershadaqah dengan satu shadaqah lalu ia menyembunyikannya sehingga tangan kirinya tidak tahu apa yang diinfaqkan tangan kanannya, serta (7) seseorang yang berdzikir kepada Allâh dalam keadaan sepi lalu ia meneteskan air matanya (HR BUKHORI)

(2) istri yang di malam hari membuat suaminya membencinya (karena tidak mau taat pada suami,

Dari Thalqu bin Ali, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا الرَّجُلُ دَعَا زَوْجَتَهُ فَلْتَأْتِهِ وَ إِنْ كَانَتْ عَلَى التَّنُّوْرِ

“Apabila seorang suami mengajak istrinya untuk berkumpul hendaknya wanita itu mendatanginya sekalipun dia berada di dapur.” (HR. Tirmidzi: 4/387; dinilai shahih oleh Al-Albani dalam Shahih At-Targhib: 2/199)

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ يَحِلُّ لِلْمَرْأَةِ أَنْ تَصُوْمَ وَ زَوْجُهَا شَاهِدٌ إِلاَّ بِإِذْنِهِ

“Tidak halal bagi wanita untuk berpuasa (sunnah) sedangkan suaminya berada di rumah, kecuali dengan izinnya.” (HR. Bukhari: 16/199)

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا دَعَا الرَّجُلُ اِمْرَأَتَهُ إِلَى فِرَاشِهِ فَأَبَتْ غَضْبَانَ عَلَيْهَا لَعَنَتْهَا اَلْمَلآئِكَةُ حَتىَّ تُصْبِحَ

“Apabila suami mengajak istrinya ke tempat tidurnya lalu istri enggan sehingga suami marah pada malam harinya, malaikat melaknat sang istri sampai waktu subuh.” (HR. Bukhari: 11/14

3i) ada orang yang mendengar ‘hayya ‘alal falaah’ (marilah meraih kebahagiaan) lantas ia tidak memenuhi panggilan berjamaah tersebut.”

Adzan merupakan seruan atau panggilan untuk memberitahukan waktu sholat fardhu telah tiba. ... Sedangkan Iqomah merupakan suatu panggilan untuk melaksanakan sholat

Ketika jumlah kaum muslimin sudah banyak dan tersebar luas, ada sebuah kesulitan untuk mengumpulkan mereka pada waktu shalat. Nabi lalu bermusyawarah dengan para sahabat untuk merundingkan bagaimana cara yang termudah dan ringan untuk mengumpulkan kaum muslimin di masjid setiap datang waktu shalat

Suatu waktu ketika kaum muslimin tiba di Madinah, mereka berkumpul sembari menunggu waktu salat. Namun tidak seorang pun di antara mereka yang bisa memberitahukan bahwa waktu salat telah masuk. Sehingga pada suatu hari mereka bermusyarawah untuk membahas persoalan tersebut. Sebagian sahabat mengusulkan agar menggunakan lonceng sebagaimana yang digunakan oleh orang-orang Nasrani. Sebagian yang lain dengan tanduk sebagaimana digunakan oleh orang-orang Yahudi dalam upacara keagamaan mereka. Namun sahabat Umar bin Khaththab berkata “Alangkah baiknya kalian menjadikan seseorang yang bertugas untuk memanggil orang-orang salat”. Kemudian Rasulullah Saw. menyetujui usulan Umar dan berkata, “Wahai Bilal, berdirilah serta panggillah manusia untuk mendirikan salat!

Sementara itu dalam riwayat Abu Daud ada tambahan riwayat sebagai berikut:

عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عَمِّهِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدٍ قَالَ أَرَادَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- فِى الأَذَانِ أَشْيَاءَ لَمْ يَصْنَعْ مِنْهَا شَيْئًا قَالَ فَأُرِىَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ زَيْدٍ الأَذَانَ فِى الْمَنَامِ فَأَتَى النَّبِىَّ صلى الله عليه وسلم فَأَخْبَرَهُ فَقَالَ « أَلْقِهِ عَلَى بِلاَلٍ »

Abdullah bin Zaid berkata: “Nabi saw. berkeinginan untuk mencari cara dalam memberitahukan waktu salat (azan), namun beliau belum juga menemukannya”. Abdullah bin Zaid telah bermimpi mengenai kalimat-kalimat azan dalam tidurnya. Lalu dia mendatangi Nabi saw. untuk memberitahukan hal tersebut, kemudian Nabi saw. pun berkata “Ajarkanlah kata-kata itu kepada Bilal!”.

Sabtu, 30 Maret 2019

DOA RESEPSI PERNIKAHAN



 Pembukaan

Isi

v Alloohumma ya Alloh....hari ini  kami berkumpul ditempat ini dalam rangka resepsi pernikahan antara Yudistira Sena Dewantoro bin Sentot Tri Wahjono dengan Dwi Indah Wulanadari  binti Sutrisno

v Ridhoilah Ya Alloh, lancarkanlah ya Rohman dan mudahkanlah ya Rohim, jadikanlah kegiatan ini sebagai pintu turunnya rahmatmu dan jalan bagi kami untuk meraih syurgaMU

v  Ya Alloh  maafkanlah dosa-dosa kami, maafkanlah dosa dosa kedua ibu bapak kami, maafkanlah dosa-dosa istri kami, suami kami, anak-anak kami, guru-guru kami ,maafkanlah dosa dosa pemimpin pemimpin kami yang beriman  orang-orang yang yang senantiasa menasihati kami dengan doa, dan maafkanlah dosa seluruh kaum muslimin dan muslimat, mukminin dan mikminat yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia....

v Ya Alloh  Berkahilah kedua mempelai, baik ketika senang maupun susah, dan kumpulkanlah mereka berdua dalam kebaikan, barokallohu laka wa barokallohu alaika, wa jama-a baina kuma fi khoir.

v Ya Allah, karuniakan kepada Dwi Indah Wulandari kelembutan sebagai istri, kasih sayang dan ketulusannya  kepada suaminya Yudistira Sena Dewantoro , .Himpunkan keduanya dalam rumah tangga yang paling baik, keluarga yang sakinah mawaddah wa rohmah, penuh dengan cinta ,  kasih sayang dan kebahagiaan,  seperti keluarga Adam  dan Hawa, sepertim keluarga Yusuf dan Siti Zulaikho, dan seperti keluarga Rosululloh saw dengan Ummahatal mukminin..Sesungguhnya Engkaulah pemilik cinta dan kasih sayang

v Ya Alloh berilalah kepada keduanya rizki yang luas dan halal dan lahirkanlah dari keduanya anak anak yang sholih dan sholihah, anak anak yang baik dan membawa kebaikan dan menjadi penyejuk hati bagi kedua oarang tuanya.

v Ya Alloh  Anugerahkan kami kecerdasan dalam berpikir, kesungguhan dalam berkarya, keikhlasan dalam dalam beribadah kepadaMU dan kemudahan dalam segala urusan kami .

v Bukakanlah untuk kami jalan keluar dari segala kesulitan, ajarkan kepada kami apa yang belum kami ketahui dan sempurnakan segala kekurangan yang kami miliki serta penuhilah segala kebutuhan kami. .

v Ya Alloh Pancarkanlah cahaya kebenaran di hati kami, pada pendengaran kami, pada penglihatan kami, pada lidah kami, dan pada semua raga kami, agar kami dapat melihat kebenaran itu adalah jelas benarnya dan  berilah kemampuan kepada kami untuk mengikutinya, serta dapat melihat yang salah itu jelas salahnya , dan berikan kemampuan kepada kami untuk menjauhinya.

v Ya Alloh perbaikilah silaturahim diantara kami, persatukanlah hati-hati kami, tunjukilah kepada kami jalan jalan keselamatan, seamatkanlah kami dari gelapnya kekufuran kepada cahaya keimanan dan jauhilah kami dari kekejian, baik lahir maupun batin

v Ya Allah,  sesungguhnya kami memohon kepadamu keselamatan dalam agama, kesehatan dalam jiwa,  bertambahnya dalam ilmu,  keberkahan dalam rizki, taubat sebelum mati, mendapat rahmat sebelum mati dan mendapat pengampunan sesudah mati, ingankanlah kepada kami ketika sakaratul maut, bebaskanlah kami dari api neraka, dan  maafkanlah kami ketika hari perhitungan.

v Ya Alloh, kabulkanlah doa kami,  seseungguhnya hanya engkaulah yang dapat mengabulkan doa kami.

Penutup

Jumat, 29 Maret 2019

SAMBUTAN LAMARAN (KHITBAH) DARI PIHAK WANITA


Assalamualaikum warohmatulloohi wa barokaatuh

Pembukaan

1.     QS An Nisa’ ayat 1

 بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱتَّقُوا۟ رَبَّكُمُ ٱلَّذِى خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَٰحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَآءً ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ٱلَّذِى تَسَآءَلُونَ بِهِۦ وَٱلْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

 “Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.”

2.     QS.Hujurot ayat 13

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَٰكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَىٰ وَجَعَلْنَٰكُمْ شُعُوبًا وَقَبَآئِلَ لِتَعَارَفُوٓا۟ ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ ٱللَّهِ أَتْقَىٰكُمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌ خَبِير
 “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan         seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku     supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal”

3. HR Muslim             

اَلدُّنْيَا مَتَاعٌ وَخَيْرُ مَتَاعِ الدُّنْيَا الْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ. 
    
"Dunia adalah perhiasan, dan sebaik baik perhiasan adalah wanita shalihah

4. HR AtTirmidzi

Dari Abu Haitam al- Mazani, bahwa Rosululloh bersabda:”Jika datang kepada kalian seorang laki laki yang kalian ridhoi agamanya dan baik akhlaknya, maka terimalah lamaran pernikahannya. Jika tidak akan terjadi fitnah dipermukaan bumi dan kesrusakan yang besar.

Seorang sabat bertanya:”Ya Rosululloh meskipun pada dirinya ada yang cacat?

“Jika datang kepada kalian seorang laki laki yang kalian ridhoi agamanya dan baik akhlaknya, maka terimalah lamaran pernikahannya. Jika tidak maka akan terjadi fitnah dipermukaan bumi dan  kerusakan yang besar”, beliau mengulanginya sampai 3 kali.


Hadirin wal hadirat rohimakumulloh,

 1. Terima kasih kami sampaikan kepada bapak................dan ibu............serta seluruh        keluarga dan rombongan yang telah berkenan hadir di tempat yang diberkahi ini.


     2. Atas nama bp.........dan ibu........ sekeluarga dari lubuk hati kami yang lebih dalam         kami memohon maaf bila dalam penerimaan kami terdapat ucapan, tindakan atau         perbuatan yang kurang berkenan di hati bapak ibu

Tujuan kedatangan  bp.....dan ibu...... sekeluarga beserta rombongan adalah untuk           menyambung silaturahim dengan keluarga bp........dan ibu ....... sekeluarga.

        Insyaalloh silaturahimnya kami terima dengan tengan terbuka. Mudah mudahan             dengan silaturahim ini Alloh memberikan kita kemudahan rizki dan umur yang             panjang.

       Man ahabba an yubsatho fii rizqihi wa yunsaalahu fii asaarihi fal yasil                        rohimahu, barang siapa yang hendah dimudahkan rizkinya dan dipanjangkan           umurnya maka sambungkanlah silaturahim

4. Katanya tadi juga bp .....dan ibu....sekeluarga membawa cindra mata atau tanda         kasih buat keluarga bp.... dan ibu...., insyaalloh cindramatanya kami terima dengan       senang hati dan insyaaloh akan kami pergunakan sebagiamana mustinya.

5. Saya mewakili bapa......dan ibu.....telah mendengar dengan jelas dan gamblang              tujuan utama yang disampaikan oleh perwakilan bp....dan ibu...datang ke tempat ini      yaitu hendak melaksanakan sunah rosul yaitu meminang atau mengkhitbah putri      kami........

Putri kami masih perawan asli atau perawan ting ting, disamping cantik tentunya Insyaalloh putri kami putri yang sholihah, yang menjadi idaman pria yang ingin menyuntingnya.

Alhamdulillah sampai saat ini belum ada laki laki lain yang menitipkan janji atau menitipkan sesuatu tanda ikatan  kepada kami.

Seperti kata pepatah dimana ada kembang disana ada kembang. Kalau diibaratkan sebagai kembang putri kami.........adalah sekumtum kembang atau bunga ditaman yang sedang mekar dengan indah, warnanya sangat menarik, harumnya semerbak mewangi, didalamnya ada madu yang segar dan manis yang senantiasa menggoda kumbang untuk menghisapnya.....

Dan kumbang yang berruntuung untuk memtik kembang dan menghisap madunya adalah....

Tapi untuk meyakinkannya marilah kita tanya langsung kepada putri kami.....
Apakah ananda bersedia menerima khitbah dari........

Alhamdulillah lamarannya diterima, barokalloh, semoga Alloh meridhoinya sehingga berlanjut sampai jenjang pernikahan, dan melahirkan keturunan yang sholeh dan sholehah. 

Selasa, 27 November 2018

Kisah Umar Bin Khottob menulis surat ke Sungai Nil

Syirik adalah menyekutukan Alloh dengan makhluk.  Atau menganggap ada yang lebih berkuasa atau lebih memberi kekuatan selain Alloh. Atau menganggap ada Tuhan lain selain Alloh swt.

Misalnya : keris pusaka memiki kekuatan,  atau percaya jimat bisa melindungi  kita dari bahaya. 

Atau kebiasaan bila akan membangun jembatan harus menyembelih kerbau atau sapi.  Kepalanya ditanam dibawah tanah agar rumahnya terhindar dari bahaya.

Atau setiap tahun nelayan melarungkan makanan ke kaut,  sebagai rasa syukur terhadap rizki yang diberikan oleh laut.

Atau menyembelih kambing sebagai
persembahan kepada leluhur dan dilemparkan ke dalam sungai,  dan banyak lagi perbuatan yang merupakan kebiasaan leluhur dan di teruskan oleh keturunannya.

Semua itu adalah syirik. Syirik adalah dosa besar yang tidak akan dismpuni Alloh swt.

Sesungguhnya Allah TIDAK MENGAMPUNI dosa syirik dan Dia mengampuni dosa selainnya bagi siapa yg Dia kehendakiBarangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar(an-Nisa: 48)

Teryata kisah tentang kemusyrikan  itu tidak hanya terjadi di Indonesia tapi terjadi juga di Mesir. Pada awal masuk Islam Penduduk  Sungai nil masih percaya hal hal tahayul yang berbau musyrik tetsebut., seperti kisah Umar Bin Khattab yang menulis surat pada singai nil.

Kisah  ini dikutip dari Republika,
Monday, 16 Jan 2017 10:38 WIB

Umar Bin Khattab Tulis Surat untuk Sungai Nil, Apa Isinya?

Sungai Nil yang membelah Kota Kairo, Mesir.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ada banyak kisah supranatural dalam sejarah generasi Islam awal yang memang jarang dan nyaris tak pernah sampai di telinga kita. 

Di antaranya adalah kisah surat Umar bin Khattab RA, khalifah kedua pengganti Rasulullah SAW, yang ditulis kepada Sungai Nil. Ada apakah gerangan? 

Cerita surat Umar tersebut dinukilkan dari kitab ulama Nusantara, asal Termas, Jawa Timur yang hidup abad ke-19, yaitu Syekh Mahfuzh at-Tarmasi dengan judul Bughyat al-Adzkiyafi al-Bahtsi ‘An Karamat al-Awliya.

Dalam kitab yang oleh Penerbit Sahifa dialihbahasakan dengan judulNabi Khidir dan Keramat Para Wali itu dikisahkan, pada masa jahiliyah, jika Sungai Nil tidak mengalir dalam satu tahun dilemparlah tumbal berupa seorang perawan ke dalam sungai terpanjang di dunia tersebut.

Ketika telah masuk masa Islam, pada suatu saat, Nil yang seharusnya sudah mengalir, ternyata tidak mengalir. Penduduk Mesir kemudian mendatangi 'Amr bin 'Ash, yang saat itu menjabat sebagai gubernur Mesir.

Mereka melaporkan bahwa sungai dengan panjang 6.650 km kering sehingga harus diberi tumbal dengan melempar seorang perawan yang dilengkapi dengan perhiasan dan pakaian terbaiknya. 

Kemudian 'Amr bin Ash RA berkata kepada mereka, "Sesungguhnya hal ini tidak boleh dilakukan karena Islam telah menghapus tradisi tersebut." 

Akhirnya penduduk Mesir bertahan selama tiga bulan tanpa aliran air dari sungai yang pada masa sekarang membelah kurang lebih sembilan negara di kawasan Afrika itu. Mereka benar-benar menderita.

'Amr menulis surat kepada Khalifah  Umar menceritakan peristiwa tersebut. Dalam surat jawaban untuk 'Amr bin 'Ash, Umar menyatakan, "Engkau benar bahwa Islam telah menghapus tradisi tersebut. Aku akan menulis sesuatu pada secarik kertas dan lemparkanlah kertas itu ke sungai Nil!" Kemudian 'Amr membuka kertas tersebut sebelum melemparnya ke sungai Nil.

Kemudian 'Amr melempar kertas tersebut ke sungai Nil sebelum kekeringan benar-benar terjadi. Sementara itu, penduduk Mesir telah bersiap-siap pindah meninggalkan Mesir. 

Pagi harinya, ternyata Allah SWT telah mengalirkan Sungai Nil enam belas hasta dalam satu malam.

Ketika itu 'Amr membuka kertas tersebut sebelum melemparnya ke Sungai Nil, ternyata kertas tersebut berisi tulisan Khalifah Umar untuk Sungai Nil di Mesir yang menyatakan: 

"Jika kamu mengalir karena dirimu sendiri maka jangan mengalir. Namun, jika Allah Yang Maha Esa dan Maha Perkasa yang mengalirkanmu maka kami mohon kepada Allah yang Maha Esa dan Maha Perkasa untuk membuatmu mengalir."

Kisah ini juga merupakan salah satu bukti karamah yang dimiliki oleh generasi Islam masa awal. 

Semoga bisa menambah keimanan dan ketaqwaan kita kepada Alloh swt.

Rabu, 21 November 2018

TUKANG SOTO YANG DERMAWAN, ORANG MISKIN YANG TIDAK MENGEMIS DAN ORANG KAYA YANG DERMAWAN

Diceritakan bahwa ada seseorang yang sedang menikmati soto di warung soto di pinggir jalan.

Ketika orang ini memesan soto dipojok meja sudah ada seorang yang sedang makan soto di sudut meja.

Tiba tiba datanglah seorang ibu dengan dua orang anaknya. Lalu ibu itu berkata  kepada Penjual Soto'
"Pak berapa harga semangkuk soto?"
" Sepuluh ribu rupiah! Jawab tukang soto.
" Pak saya hanya mempunyai uang 7 ribu rupiah. Bolehkah saya minta dua mangkok soto buat anak anak saya, biarlah kuahnya yang banyak dagingnya sedikit saja" kata ibu tersebut.
"Silahkan duduk bu!"

Kemudian bapak penjual soto dengan ramahnya membawa 3 mangkok soto dengan porsi besar  lalu menyajikannya kepada ibu dan kedua anaknya. Ibu tersebut lalu berkata:
"Pak saya hanya punya uang 7 ribu, saya tidak mempunyai uang untuk membayarnya" kata ibu tersebut.
"Silahkan makan bu, tidak perlu bayar!' kata penjual soto.

Selanjutnya ibu dan kedua anaknya makan soto dengan lahapnya sampai habis.
Setelah selesai makan soto ibu tersebut memngucapkan terimakasih  banyak sambil membungkukkan badan kepada penjual soto , lalu berlalu meninggalkan warung soto tersebut.

Tidak beberapa lama setelah ibu dengan kedua anaknya berlalu maka sesorang yang tadi duduk disudut meja memberikan uang 100 ribu kepada tukang soto.
"Pak ini kembaliannya 90 ribu"Kata tukang soto.

Tidak usah Pa sisanya itu untuk membayar soto ibu ibu tadi dengan kedua anaknya" kata seseorang tersebut.
Selanjujtnya seseorang tersebut juga berlalu meninggalkan warung soto dengan mengendarai sepeda motornya.

Seseorang yang menyaksikan kejadian ini terkagum kagum, karena kebaikan atau sedekah tukang soto langsung dibayar tunai dengan 10 kali lipat.

Apa yang dapat kita petik dari kisah ini?
  1. Bila kita bersedekah dengan ikhlas insyaalloh Alloh harta kita tidak akan berkurangt bahkan Alloh swt akan membalasnya dengan 10 kali sampai 700 kali lipat.                                                                                                                   Dalam AL Quran surah Al Anam ayat 160 Alloh berfirman:"Man jaa-a bil hasanati falahu asyru amtsaa liha, barang siapa yang berbuat kebaikan maqndapat 10 kali lipat amalnya.                                                                                                                          Dalam surah lain, Surah Al baqoroh 261 Alloh berfirman:"Perumpamaan nafkah yang dikeluarkan orang orang yang menafkahkan hartanya di jalan Alloh, adalah serupa dengan sebulkir benihyang menumbuhkan 7 bulir, pada setiap bulir 100 biji. Alloh emlipatgandakan ganjaran bagi siap yang dikehendakinya. DAn Alloh Maha lauas Karunianya lagi Maha Mengetahui"                                                     
  2.  Orang miskin yang tidak meminta minta jauh lebih mulia dari orang yang miminta minta.                                                                                                                              Dalam hadist yang diriwiayatkan  oleh Ahmah dan Albazar Rosululloh bersabda: :"Ada tiga perkara yang aku bersumpah dengannya, tidak berkurang harta karena sedekah, tidaklah seseorang yang memaafkan orang yang zolim kepada dirinya melainkan Alloh akan tambahkan kemuliaan, dan tidaklah orang yang membuka pintu untuk dirinya meminta minta kepada manusia, melainkan Alloh akan buka untuknya pintu menuju kefakiran"                                                                                       
  3. Tidak akan ada orang yang kelaparan kalau orang kaya yang dermawan mamu menginfakkan sebagian hartanya kepada orang orang yang miskin. Karena pada harta yang kita miliki ada hak hak fakir miskin.                                                                                                                              Firman Alloh dalam surah Adzdzariyat 19.Pada harta mereka ada hak untuk fakir miskin yang meminta minta dan orang miskin yang tidak mendapat bahagian"


Materi PAS FISIKA kelas XI MIPA SMT 1 1819


No
Pilihan ganda
1
Menentukan besar torsi  dua buah gaya seporos dengan sudut tertentu dari sebuah gambar
2
Menentukan momen inersia dari gambar berupa susunan tiga buah benda sejajar  yang massanya berbeda dan jaraknya berbeda bila salah satu benda dibuat sebagai sumbu
3
Menentukan momentum sudut sebuah silinder pejal
4
Menentukan besar tegangan 2 buah  tali yang mebentuk sudut tertentu dengan bidang dari sebuah gambar,  dan  pada kedua ujung tali tersebut digantung dengan dengan satu benda  bermassa tertentu
5
Menentukan besar tegangan tali pada batang dengan panjang tertentu  dan massa tertentu dan beban dengan massa tertentu yang digantungkan pada ujung batang tsb dari sebuah gambar
6
Diberikan gambar tangga dengan panjang L yang salat satu ujungnya di letakkan di atas lantai dengan sudut Θ, diminta menentukan rumus koefisien gesekan antara tangga denganlantai, jika tembok licin
7
Menentukan besar tegangan tali pada elastisitas, bila gaya dan luas penampang diketahui
8
Menentukan regangan suatu benda
9
Menentukan modulus elstisitas suatu bahan
10
Diberikan 5 gambar grafik F-Δx, diminta menentukan grafik yang  konstanta pegasnya terkecil`
11
Menentukan besar EP dari grafik F-Δx
12
Menentukan  besar konstanta pengganti 3 buah pegas yang di susun seri-paralel
13
Menentukan massa jenis suatu benda yang sebagian tercelup di dalam air dan bagian lainnya berada diatas permukaan air
14
Menentukan massa jenis relatif suatu fluida
15
Menentukan besar tekanan benda yang ukurannya dan massanya diketahui
16
Menganalisis rumus tekanan hidrostatik
17
Menentukan tingggi salah satu fluida dari dua jenis fluida yang berbeda ketinggian dan massa jenisnya dari gambar pipa U
18
Menghitung besar gaya yang harus diberikan pada pipa kecil pada alat Pascal bila luas permukaan masing masing diketahui dan besar beban di ketahu
19
Menghitung besar Gaya apung suatu benda bila berat benda  ketika ditimbang di udara dan di dalam fluida diketahui
20
Menentukan tegangan permukaan suatau fluida
21
Menganalisis hubungan kapilaritas dengan  dengan permukaan, sudut kontak, diameter pipa kapiler dan massa jenis
22
Menghitung besar debit fluida yang  keluar dari suatau pipa
23
Menghitung  kecepatan fluida pada salah satu ujung pipa yang berbeda  ukuran dan kecepatannya’
24
Mengalisis hubungan antara Daya dengan debit, massa jenis dan tinggi
25
Menjelaskan 4 sifat fluida ideal
26
Menghitung kecepatan aliran fluida yang masuk pada venturimeter tanpa manometer, jika luas penampang dan perbedaan tinggi diketahui
27
Menjelaskan alat alat yang bekerja berdasarkan azas Bernoulli
28
Menganalisis hubungan antara kecepatan dan tekanan dibawah dan diatas sayap pesawat terbang
29
Menentukan besar suhu suatu benda  dengan sebuah termometer  dengan cara membandingkan termometer tsb dengan termometer lainnya yang suhunya sudah diketahui 
30
Menentukakan suhu awal sebuah benda apabila suhu akhir, panjang awal, panjang akhir sudah diketahui
31
Menganalisis hubungan antara kalor jenis dengan kalor yang diserap atau dilepas, massa benda , perubahan suhu dan kapasitas kalor
32
Menghitung kapasitas kalor sebuah benda
33
Menghitung suhu keseimbangan campuran dua fluida yang suhunya berbeda yang dimasukkan kedalam  sebuah wadah
34
Menganalisis berbagai jenis perubahan wujud suatu benda
35
Menentukan suhu pada  sambungan dua logam yang ukurannya sama tapi konduktivitas dan suhu awalnya berbeda


No
Essay
1
Menentukan letak titik berat bidang
2
Menentukan besar konstanta pegas dari garafik suatu percobaan hukum Hooke
3
Menghitung  kapilaritas pada pipa kapiler
4
Menentukan kecepatan aliran air yang keluar dan jarak jatuh pertama air ditanah menurut percobaan Toricelli
5
Menentukaan Tekanan akhir Gas pada peristiwa isokhorik(suhu tetap) berdasarkan persamaan Boyle Gay Lussac