Pages

Minggu, 29 Juni 2014

SHAUM ROMADHON DAN KEISTIMEWAANNYA

C ermah tarawaih 1à2014

Dalam sebuah Buku Berjudul ‘Bahan Renungan Kalbu” yang ditulis oleh Ir. Permadi Alibasyah ada sebuah kisah hikmah yang menceritakan tanya  jawab antara  seorang  laki-laki dengan seorang bernama Abi Hazim, seperti berikut::

Seorang laki-lakibertanya kepada Abi Hazim:
“Wahai Abi Hazim  bagaimana mata itu bersyukur?”
Abi Hazim Menjawab:”Jika anda melihat suatu yang baik dengan  mata anda jangan dirahasiakan. Sebaliknya jika mata anda melihat yang jelek rahasiakanlah!”
Laki-laki itu bertanya lagi:”Kalau tangan bagaimana cara bersyukurnya?”
Abi Hazim Menjawab:”Jangan mengambil sesuatu yang bukan haknya dan tidak pantas serta janganlah mencegah halAlloh dan  hak orang lain yang berada ditangannya!”
Laki-laki itu bertanya lagi:”Bagaimana cara mensyukuri telinga kita?”
Abi Hazim Menjawab:”Jika engkau mendengar  kebaikan dengarkanlah denganbaik, Tetapi jika mendengar kejelekan kuburkanlah!”
Bagaimana cara perut bersyukur?
Abi Hazim Menjawab:”Hendaklah bagian  bawah perutmu berisi makanan dan bagian atasnya berisi  ilmu!”
Akhirnya laki-laki itu bertanya:”Bagimana cara mensykuri kehormatan?
Abi Hazim Menjawab:”Hanya diperuntukkan bagi istri sendiri, demikian juga sang istri hanya untuk istrinya sendiri.”

Bila kita renungkan kisah ini maka isinya tentang cara bagiamana caranya kita bersyukur terhadap seluruh anggota badan yan g telah dianugrahkan oleh Alloh kepada kita. Tentunya kisah ini erat kaitannya dengan definisi shaum Ramadhon yang sekarang sedang kita jalani>

DEFINISI SHAUM:
Shaum adalah menahan diri dari makan dan minum  dan  seluruh anggota tubuh dari segala sesuatu  yang  membatalkan shaum dari terbit fajar sampai terbenam matahari’

Mengenai makan dan minum Alloh berfirman :
* ûÓÍ_t6»tƒ tPyŠ#uä (#räè{ ö/ä3tGt^ƒÎ yZÏã Èe@ä. 7Éfó¡tB (#qè=à2ur (#qç/uŽõ°$#ur Ÿwur (#þqèùÎŽô£è@ 4 ¼çm¯RÎ) Ÿw =Ïtä tûüÏùÎŽô£ßJø9$#
Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di Setiap (memasuki) mesjid, Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. (QS Al-A’raf 31)

Dalam sebuah Hadist Rosululloh bersbada:
Nahnu qoumun laa na’kuluu hatta najuu’a wa idzaa akalna laa nasyba’u
 “Kami adalah kaum yang tidak makan sampai kami lapar dan jika kami makan maka kami tidak (sampai) kenyang.”

1.   Perut dan penyakit
·         Perut adalah sumber dari segala penyakit.

·         Ibarat Mesin,maka perut harus di chun up sehingga kembali bagus seperti semula, diluar romadhon segala makanan masuk kedalam perut kita...sehingga menyebabkan perut tidak sehat
·         Makanan yang masuk ke dalam perut baru selesai dihancurkan selama 8 Jam. Kemudian 8 jam berikutnya adalah proses pembersihan kotoran atau sisa makanan yang tidak bis dihancurkan oleh perut.
·         Bila kita makan sebelum delapan jam tsb maka makanan yang belum hancur menumpuk di dalam perut dan disimpan sebagai lemak atau kotoran akan berubah menjadi penyakit, sehingga perut menjadi buncit.
·         Ketika kita makan antara karbohidrat dan protein  tidak boleh dimasukkan ke dalam mulut secara bersamaan, karena usus perut kita tidak akan bisa menghancurkannya
·         Protein nabati palingmudah dicerna oleh perut, lalu protein  hewani, dan yang paing sulit dicerna adalah karbohidrat (nasi)
·         Jadi cara makan yang benar adalah memakan protein nabati terlebih dahulu (sayur-sayuran), lalu protein hewani ( daging) dan terakhir adalah karbohidrat.
·         Kalau poLa makan seperti ini  diajankan dengan disiplin insyaalloh badan kita akan sehat dan segar.

2.    Nafsu dan diwajibkannya shaum.
Kenapa orang  makan segala macam makanan yang diinginkannya?  Karena pada diri manusia ada nafsu?

·         Nafsu itu adalah keinginan manusia yang tersirat dalam akal pikirannya. Nafsu ada yang baik, yaitu nafsu yang tidak bertentangan dengan hati nurani serta perintah-perintah dan larangan-larangan yang Allah tetapkan. Namun ada pula nafsu yang buruk, yaitu nafsu yang  hanya untuk memenuhi keinginan pikirannya saja, tanpa melibatkan hati nurani dan ketetapan Allah.
·         Nafu ada 7 jenis Nasfu Amarah, Nafsu Lawamah, Nafsu Marhamah, Nafsu Mutmainah, Nafsu Raudiah, Nafsu Kamaliah dan Nafsu Mardiah
·         Nafsu Amarah adalah martabat nafsu yang paling rendah dan kotor di sisi Allah. Segala yang lahir darinya adalah tindakan kejahatan yang penuh dengan perlakuan mazmumah (kejahatan/keburukan). Pada tahap ini hati nurani tidak akan mampu untuk memancarkan sinarnya kerana hijab-hijab dosa yang melekat tebal, lapisan lampu makrifat benar-benar terkunci. Dan tidak ada usaha untuk mencari jalan menyucikannya. Kerana itulah hatinya terus kotor dan diselaputi oleh pelbagai penyakit

·         Nafsu Mardiah, adalah nafsu yang terbaik dan yang paling dicintai dan nafsu yang paling di ridhai Allah. Keridhaan tersebut terlihat pada anugrah yang diberikan-Nya berupa senantiasa berdzikir, ikhlas, mempunyai karomah, dan memperoleh kemuliaan, sementara kemuliaan yang diberikan Allah SWT itu bersifat universal, artinya jika Allah memuliakannya, siapa pun tidak akan bisa menghinakannya, demikian pula sebaliknya orang yang dihinakan oleh Allah SWT, siapa pun tidak bisa memuliakannya.

·         Dalam sebuah kitab karangan Utsman bin Hasan bin Ahmad as Syakir Alkhawbawiyi, Seorang ulama yang hidup pada abad ke 13 H, diterangkan bahwa :

·         Alloh telah menciptakan akal, maka Alloh berfirman kepada akal: “Wahai akalmenghadaplah kepadaKu” maka akal pun menghadap. Kemudian Alloh berfirman lagi:”Wahai berbaliklah engkau” maka akalpun berbaliklah. Alloh berfirman lagi:”Wahai akal siapakah diriKu?” Akal menjawab”Engkau adalah Tuhan yang menciptakan aku dan aku adalah hambaMu yang daif dan lemah. Lalu Alloh berfirman:”Wahai akal tidak Aku ciptakan mkhluk yang lebih mulia dari engkau”

·         Lalu Alloh menciptakan nafsu lalu Alloh berfirman:”Wahai nafsu menghadaplah kepadaKu”Nafsu tidak menjawab sebaliknya mendiamkan diri. Kemudain Alloh berfirman lagi “Siapakah  Aku  dan siapakah engkau”. Nafsu me njawab:” Engkau adalah engkau dan aku adalah aku”.Lalu Alloh menyiksa nafsu itu dalam neraka jahim selama 100 tahun.. Setelah dikeluarkan Alloh berfirman lagi:”Siapakah engkau dan siapakah Aku?” Akal menjawab aku adalah hambaMu dan Engkau adalah tuhanku”
·         Dalam kitab itu juga diterangkan bahwa dengan sebab itulah Allohmewajibkan shaum, karena nafsu itu sangat jahat dan hendaklah kita kawal dan jangan biarkan nafsu itu mengawal kita

3. Perintah shaum
·         $ygƒr'¯»tƒ tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä |=ÏGä. ãNà6øn=tæ ãP$uÅ_Á9$# $yJx. |=ÏGä. n?tã šúïÏ%©!$# `ÏB öNà6Î=ö7s% öNä3ª=yès9 tbqà)­Gs? ÇÊÑÌÈ  
·         Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, (QS Al-Baqoroh : 183)

Keistimewaan shaum dan Larangan yang dilakukan dalam shaum

“Semua amalan anak Adam adalah menyangkut dirnya  pribadi kecuali shaum. Sesungguhnya shaum itu untukku dan karena itu akulah yang langsung membalasnya. Shaum itu ibarat prisai. Pada hari-hari melaksanakan shaum janganlah yang shaum mengucapkan kata-kata kotor, tidak sopan dan tidak enak didengar dan jangan pula ribut hingar bingar bertengkar. Jika dantara kalian ada yang memaki atau mengajak berkelahi, hendaklah katakan kepadanya : “saya sedang shaum”
Selanjutnya Rosululloh bersabda:”Demi Alloh yang diri Muhammag di dalam kekuasaannya, sesungguhnya mulut orang yang shuam lebih wangi disisi Alloh (pada hari kiamat)  dari bau kesturi. Dan Bagi yang shaum tersedia dua kegembiraan , gembira ketika berbuka shaum karena bukanya dan gem bira ketika kelak menemui Robbnya karena menerima pahala shaumnya. (HQR. Syaikhani, Nasa’i dan Ibnu Hibban dari Abi Hurairah)


·         Inti hadis ini: :
1.       Nilai shaum sangat tinggi, tidak ada yang tau karena langsung Alloh yang membalasnya
2.       Shaum merupakan perisai yang men ghindarkan kita dari jilatan api neraka
3.       Ketika shaum kita harus Memelihara lidah dan anggota tubuh dari perbuatan yang tidak disukai Alloh.
4.       Ksetika shaum kita harus Menjaga diri  dari jangan sampai terlibat dalam pertengkaran apalagi berkelahi.
5.       Ketika shaum kita harus Menjaga diri dari hal-hal yang diharamkan oleh Alloh
6.       Nilai shaum sangat tinggi disisi Alloh, sehingga bau mulutnya nanti diakhirat lebih baik dari kesturi
7.       Memperoleh dua kegembiraan, ketika berbuka dan ketika bertemu dengan Robb diakhirat


Barokalloh! Selamat Menuanikan Ibadah shaum!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar